PHR Zona 4 Latih 100 Pemuda Sumsel melalui PLCLP 2026
- 03 Jul 2026 22:19 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Prabumulih - Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 kembali menggelar Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) 2026 sebagai upaya mencetak pemimpin muda berkarakter sekaligus tenaga kerja yang kompeten di Sumatera Selatan. Program tersebut berlangsung di Markas Komando Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 2/Samara Grawira, Prabumulih, pada 1 hingga 16 Juli 2026.
Sebanyak 100 peserta dari 11 kabupaten dan kota di wilayah operasi PHR Zona 4 mengikuti pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, serta pelatihan keterampilan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan keberadaan industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan produksi energi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendorong kemajuan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
"PHR Zona 4 memiliki peran dalam menjaga ketahanan energi nasional. Namun energi tidak hanya berbicara tentang sumur, fasilitas, dan teknologi, melainkan juga tentang manusia, daerah, dan hubungan sosial yang harmonis. Semangat itulah yang mendasari penyelenggaraan PLCLP," ujarnya pada pembukaan program di Mako Yonzipur 2/Samara Grawira, Prabumulih, Kamis, 2 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam lima bidang pelatihan, yakni operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), juru ikat beban (rigger), teknisi AC rumah tangga, montir sepeda motor, serta jurnalistik. Seluruh materi disampaikan oleh instruktur profesional sesuai bidang keahlian masing-masing.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengapresiasi komitmen PHR Zona 4 dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program tersebut. Menurutnya, investasi terbaik tidak hanya dilakukan pada sektor migas, tetapi juga pada pengembangan kapasitas generasi muda.
"Saya mengapresiasi Pertamina Hulu Rokan yang telah berinvestasi melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak-anak muda. Semoga langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk turut berkontribusi dalam pengembangan SDM di Sumatera Selatan," katanya.
Herman Deru berharap para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal, baik untuk membentuk karakter maupun meningkatkan kompetensi kerja. Ia meyakini lulusan PLCLP akan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Program PLCLP 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Sejumlah alumni telah merasakan manfaat nyata dari pelatihan tersebut, termasuk dalam memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kepercayaan diri.
Salah seorang alumni, Dadang Pirdaus dari Karang Taruna Desa Sinar Rambang, mengaku pelatihan rigger yang diikutinya pada 2025 membuka peluang baru dalam dunia kerja. Saat ini, ia telah bekerja di salah satu perusahaan swasta berkat keterampilan dan sertifikasi yang diperoleh.
"Program ini membentuk kedisiplinan dan meningkatkan kepercayaan diri saya. Sertifikat yang diperoleh juga menjadi bekal penting saat melamar pekerjaan. Saya bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini," ungkapnya.
Pembukaan PLCLP 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir di antaranya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumsel Indra Bangsawan, Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Kolonel Inf. Zusnan Hadi mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol. Doni Satrya Sembiring mewakili Kapolda Sumsel, serta Komandan Yonzipur 2/Samara Grawira Letkol CZI Achmad Afandi.
Sejumlah kepala daerah dan pejabat kabupaten/kota di wilayah operasi PHR Zona 4 juga hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Wali Kota Prabumulih Arlan, Sekretaris Daerah Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten PALI, serta unsur Forkopimda lainnya.
Melalui PLCLP 2026, PHR Zona 4 berharap lahir generasi muda yang memiliki karakter kuat, kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, serta mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat di daerah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....