Pangkas Antrean Pasien, Muba Resmi Terapkan E-PUS PADEK Serentak

  • 02 Jul 2026 09:03 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Aplikasi E-PUS PADEK berhasil didapatkan secara gratis untuk satu tahun pertama, lalu selanjutnya dibiayai mandiri lewat kas BLUD puskesmas sebesar Rp 1 juta tanpa membebankan APBD Muba yang sedang mengalami penataan fiskal.
  • Inovasi RME ini langsung diterapkan di 30 puskesmas se-Muba dan sudah terhubung langsung (bridging) dengan platform Satu Sehat Kemenkes RI serta sistem BPJS Kesehatan.
  • Selain urusan medis, sistem ini memangkas waktu tunggu pasien dan memungkinkan petugas mencetak berbagai surat keterangan dokter secara instan, rapi, dan aman.

RRI.CO.ID, Muba - Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meluncurkan aplikasi E-PUS PADEK secara gratis selama satu tahun pertama di tengah perjuangan daerah menata stabilitas fiskal. Langkah cerdas ini memotong kerumitan birokrasi karena operasional selanjutnya hanya memanfaatkan kas BLUD puskesmas sebesar Rp1 juta.

Pemerintah Kabupaten Muba meresmikan Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi penuh ini di Ruang Rapat Lantai 2 UPTD Puskesmas Balai Agung pada Rabu, 1 Juli 2026. Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) langsung menerapkan inovasi digital tersebut secara serentak pada 30 puskesmas se-Kabupaten Muba untuk memangkas waktu tunggu pasien.

Sekretaris Daerah Muba, Syafaruddin, menghadiri acara peluncuran masif ini untuk mewakili Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet. Jajaran strategis pemerintah daerah, mulai dari Plt. Kadinkes Zwesty Wisma Devi hingga perwakilan Dinas Kominfo Muba, turut mengawal momentum transformasi digital tersebut.

Sekda Muba mengapresiasi kegigihan jajaran kesehatan yang tetap kompak melahirkan inovasi fungsional di tengah keterbatasan anggaran keuangan daerah. Syafaruddin menegaskan bahwa ketahanan mental dan produktivitas jajaran medis Muba patut menjadi teladan bagi instansi pemerintahan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Muba,. Zwesty Wisma Devi, menjelaskan bahwa nama "Padek" berasal dari bahasa lokal Sekayu yang berarti bagus atau mantap. Tim teknis juga telah menghubungkan (bridging) aplikasi ini secara langsung dengan platform Satu Sehat Kemenkes RI serta sistem BPJS Kesehatan.

Integrasi sistem modern ini otomatis mendongkrak akurasi data kapitasi BLUD puskesmas karena setiap penanganan medis terbaca langsung secara nasional. Para dokter dapat mengkaji diagnosis awal secara tepat melalui E-PUS PADEK sekaligus mengamankan rekam medis dari risiko kehilangan berkas fisik.

Petugas medis juga dapat mencetak berbagai dokumen penting seperti surat keterangan sakit, sehat, hingga buta warna secara instan melalui sistem baru ini. Langkah digitalisasi total tersebut membuktikan kesiapan Kabupaten Muba menuju ekosistem pelayanan publik yang modern, transparan, dan tepercaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....