Bupati Muba: Bidan Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak
- 30 Jun 2026 22:39 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, menegaskan bidan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Keberadaan bidan dinilai penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Musi Banyuasin periode 2025–2030 dan pengukuhan Pengurus Ranting IBI periode 2026–2031 di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional dan peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia. Momentum tersebut menjadi bagian dari penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan kesehatan.
“Selamat memperingati HUT IBI ke-75. Perjalanan panjang organisasi ini mencerminkan dedikasi dan pengabdian dalam meningkatkan kesehatan ibu, bayi, anak, dan keluarga di Indonesia,” ujar Toha.
Menurutnya, amanah yang diemban pengurus baru bukan sekadar bentuk kepercayaan organisasi, tetapi juga tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di tengah masyarakat.
Toha menilai bidan memiliki kontribusi besar dalam pelayanan kesehatan reproduksi, edukasi masyarakat, dan pendampingan keluarga. Kehadiran bidan hingga ke pelosok desa menjadi bagian penting dari pemerataan layanan kesehatan.
"Melalui seminar ini, saya berharap para bidan dapat memperbarui wawasan, meningkatkan kompetensi, serta menjadi agen edukasi yang menyampaikan informasi kesehatan yang benar dan berbasis ilmiah kepada masyarakat," katanya.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, lanjut Toha, akan terus mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IBI Sumatera Selatan, Tuty Rosdiana, menyebut peringatan HUT IBI ke-75 sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga IBI terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Organisasi ini harus tetap inovatif, kompak, dan mampu membangun kolaborasi hingga menjangkau daerah-daerah terpencil,” ujarnya.
Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Muba, Ani Hidayati Iriani, mengatakan jumlah anggota aktif IBI di Muba saat ini mencapai 1.342 bidan yang bertugas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut Ani, para bidan tersebar di rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, klinik, praktik mandiri, serta fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di seluruh wilayah Musi Banyuasin.
"Jumlah tersebut menjadi kekuatan besar dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu, anak, remaja, keluarga berencana, dan kesehatan reproduksi masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin," katanya.
Dalam rangka HUT IBI ke-75, IBI Muba juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial, antara lain Posko Mudik Lebaran Opor Bu Bidan, pelayanan imunisasi, pelayanan keluarga berencana, edukasi kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta seminar nasional.
Ani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang selama ini mendukung berbagai program kesehatan, termasuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.
"Pemkab Muba telah menjadi mitra strategis IBI dalam berbagai program kesehatan masyarakat. Dukungan tersebut sangat penting untuk memperkuat peran bidan dalam pembangunan kesehatan daerah," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....