Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Ogan Ditemukan Meninggal Dunia

  • 30 Jun 2026 15:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Ogan Ilir- Tim Gabungan yang terdiri dari personel Polsek Tanjung Raja, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam di aliran Sungai Ogan pada Senin maam, 29 Juni 2026. Korban diketahui bernama Wili Tabrani (17), seorang pelajar asal Desa Seridalam, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.

Sebelumnya korban dilaporkan tenggelam pada Minggu, 28 Juni 2026 sekitar pukul 18.00 WIB di aliran Sungai Ogan, Desa Sungai Pinang I, Kecamatan Sungai Pinang. Korban ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB di aliran Sungai Ogan, wilayah Kelurahan Tanjung Raja Utara, Kecamatan Tanjung Raja.

Penemuan bermula saat seorang warga, Dedi Irawan, yang sedang memancing di pinggir sungai melihat bagian kepala seseorang muncul ke permukaan air. Menyadari kemungkinan itu merupakan korban yang sedang dicari, saksi segera menghubungi warga dan meneruskan informasi kepada Tim Gabungan.

Setelah tiba di lokasi, Tim Gabungan melakukan pengecekan dan memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan korban tenggelam yang selama dua hari terakhir dalam proses pencarian. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Puskesmas Tanjung Raja untuk pemeriksaan awal, kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, menyampaikan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Berdasarkan permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan autopsi dan akan dibuatkan surat pernyataan penolakan autopsi.

Selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi Tim Gabungan bersama masyarakat. “Selama proses pencarian selama 24 jam lebih, evakasi berlangsung kondusif dibantu masyarakat,” ungkapnya.

Polsek Tanjung Raja turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. “Terutama pada musim dengan arus sungai yang cukup deras,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, korban bersama tiga rekannya, yakni M. Daffa Ilham, Gilang, dan Fadi, sebelumnya berenang menyeberangi Sungai Ogan dari Desa Seridalam menuju Desa Sungai Pinang I sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah beristirahat dan bermain di tepian sungai, mereka kembali menyeberang menuju Desa Seridalam sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat berada di tengah sungai, korban diduga mengalami kelelahan dan kehabisan napas sehingga meminta pertolongan kepada teman-temannya. Ketiga rekannya sempat berusaha memberikan bantuan, namun derasnya arus Sungai Ogan mengakibatkan korban tidak dapat diselamatkan dan hanyut terbawa arus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....