SAR Temukan Korban Tenggelam di Sungai Ogan
- 02 Jan 2026 12:19 WIB
- Palembang
KBRN, Ogan Komering Ilir: Setelah tujuh hari pencarian, M. Hafiz Riski (7), warga Talang Jambe, Palembang yang tenggelam di Sungai Ogan saat liburan di rumah neneknya, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis(1/1/2026). Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di Desa Talang Balai Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, sekitar 24 kilometer dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengonfirmasi penemuan tersebut. "Benar, korban sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian telah berjalan selama tujuh hari, dan akhirnya membuahkan hasil," ujar Raymond saat dikonfirmasi oleh wartawan.
Selama operasi SAR, tim dibagi menjadi dua unit, yaitu Search and Rescue Unit (SRU) 1 dan SRU 2, yang masing-masing bertugas menyisir aliran Sungai Komering. Tim menggunakan perahu karet dan perahu milik masyarakat setempat untuk mencari korban. Selain itu, tim juga melibatkan warga untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat sepanjang pesisir sungai.
Menurut Raymond, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai. "Warga yang melihat tubuh korban langsung menginformasikan hal tersebut kepada Tim SAR Gabungan. Setelah mendapat laporan, tim segera menuju lokasi untuk mengevakuasi korban," jelasnya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian pun dinyatakan selesai. "Operasi SAR ini resmi ditutup setelah korban ditemukan. Semua unsur yang terlibat dalam pencarian sudah kembali ke satuan masing-masing," kata Raymond, mengakhiri laporan tersebut dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis ini bermula pada Jumat, 26 Desember 2025, saat Hafiz Riski yang sedang berlibur di rumah neneknya di Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pergi mandi di Sungai Ogan. Saat itu, ia bersama tiga saudaranya tenggelam setelah terseret arus. Nenek korban berhasil menyelamatkan tiga saudara Hafiz, namun dirinya tidak dapat menyelamatkan Hafiz yang kemudian hilang terbawa arus.
Selama pencarian, sejumlah pihak turut terlibat, di antaranya Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat. Semua pihak bekerja keras untuk menemukan korban dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....