Harganas ke-33, Pemkab OKI Luncurkan SAPA PERAHU KAJANG

  • 30 Jun 2026 07:13 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKI - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter di Halaman Kantor Bupati OKI, Senin, 29 Juni 2026.

Sekretaris Daerah OKI, Asmar Wijaya menegaskan, keluarga memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perubahan sosial, tekanan ekonomi, hingga perkembangan teknologi digital.

“Ketahanan keluarga bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Dari keluargalah lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” ujar Asmar.

Menurutnya, Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi yang diproyeksikan menjadi modal menuju Indonesia Emas 2045. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila pembangunan sumber daya manusia dimulai dari lingkungan keluarga.

Ia menjelaskan pembangunan manusia perlu diperkuat melalui tiga pilar utama, yakni pemenuhan kesehatan keluarga dan percepatan pencegahan stunting, penguatan pendidikan karakter serta keterampilan abad ke-21, serta pembinaan kesehatan mental dan spiritual sebagai bekal menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Selain itu, Asmar menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan anak.

Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara fisik maupun emosional untuk membangun karakter, rasa aman, dan kesehatan mental anak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ia juga mengingatkan orang tua agar tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak kepada gawai. Penggunaan perangkat digital perlu diimbangi dengan pengawasan, pembatasan waktu layar, komunikasi yang hangat dalam keluarga, serta pemanfaatan teknologi untuk kegiatan yang edukatif dan produktif.

“Keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah berbagai persoalan sosial, mulai dari perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, hingga kenakalan remaja. Pengasuhan yang berkualitas, kasih sayang, serta penanaman nilai agama dan moral dinilai menjadi kunci membangun generasi yang tangguh,” pungkasnya.

Pada akhir rangkaian peringatan Harganas ke-33, Pemerintah Kabupaten OKI meluncurkan program SAPA PERAHU KAJANG (Strategi Pencegahan Remaja Nikah Usia Dini dan Pengaturan Kehamilan untuk Menurunkan Age Specific Fertility Rate/ASFR). Program tersebut merupakan inovasi daerah yang bertujuan menekan angka kelahiran pada remaja usia 15–19 tahun melalui perluasan edukasi, penguatan pendampingan kepada remaja dan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....