Operasi Senpi Musi Ungkap 29 Kasus, Warga Serahkan 234 Senjata
- 28 Jun 2026 20:37 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap 29 kasus kepemilikan senjata api ilegal hingga hari ke-16 Operasi Senpi Musi 2026, atau mencapai 68 persen dari target operasi.
- Polisi mengamankan puluhan senjata api dan amunisi, serta menerima penyerahan sukarela 234 pucuk senjata api ilegal dari masyarakat.
- Polda Sumsel terus mengoptimalkan operasi dan mengimbau masyarakat melaporkan atau menyerahkan senjata api ilegal guna menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan.
RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan mengungkap 29 kasus kepemilikan senjata api ilegal dalam Operasi Senpi Musi 2026. Masyarakat juga menyerahkan 234 pucuk senjata secara sukarela kepada kepolisian.
Capaian tersebut tercatat hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, Sabtu, 27 Juni 2026. Hasil itu menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat menjaga keamanan daerah.
Sebanyak 29 kasus yang diungkap terdiri atas 28 target operasi dan satu kasus non-target operasi. Capaian tersebut telah memenuhi 68 persen dari 41 target yang ditetapkan.
Petugas menyita sembilan pucuk senjata api laras panjang selama pelaksanaan operasi berlangsung. Polisi juga mengamankan 26 pucuk senjata api laras pendek dari berbagai wilayah.
Selain senjata api, petugas menyita 109 butir amunisi laras panjang. Sebanyak 70 butir amunisi laras pendek juga berhasil diamankan sebagai barang bukti.
Pendekatan persuasif kepolisian turut membuahkan hasil yang positif di tengah masyarakat. Warga secara sukarela menyerahkan ratusan senjata api ilegal kepada petugas.
Jumlah senjata yang diserahkan mencapai 234 pucuk dari berbagai jenis. Rinciannya terdiri atas 125 laras panjang dan 109 laras pendek.
Polrestabes Palembang mencatat penyelesaian seluruh target operasi yang telah ditetapkan. Keberhasilan serupa juga diraih Polres OKI, Muara Enim, Musi Rawas, dan Lahat.
Capaian tersebut didukung kegiatan intelijen, pencegahan, dan penegakan hukum yang terintegrasi. Sinergi antarsatuan menjadi faktor penting keberhasilan operasi di lapangan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menilai capaian operasi menunjukkan hasil yang signifikan. Evaluasi terhadap target yang belum terungkap tetap dilakukan secara berkelanjutan.
"Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api ilegal kepada kepolisian sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan bersama," ujarnya.
Menurut Nandang, Operasi Senpi Musi 2026 akan terus dioptimalkan hingga seluruh sasaran dapat dituntaskan. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan peredaran senjata api ilegal di Sumsel.
Keberhasilan operasi diharapkan mengurangi potensi tindak pidana bersenjata dan konflik sosial. Stabilitas keamanan daerah juga diharapkan semakin terjaga melalui partisipasi masyarakat.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat segera melaporkan keberadaan senjata api ilegal kepada kepolisian. Sinergi antara warga dan aparat dinilai menjadi kunci menjaga keamanan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....