Lapas Banyuasin Bangun Komunikasi Terbuka dengan Warga Binaan

  • 24 Jun 2026 22:47 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin memperkuat pembinaan sekaligus menyerap aspirasi warga binaan melalui program Sapa Kasih yang digelar di seluruh blok hunian, Rabu, 24 Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara petugas dan warga binaan.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, bersama pejabat struktural, komandan regu pengamanan, anggota jaga, dan staf. Petugas mendatangi setiap blok hunian untuk berdialog serta memantau kondisi warga binaan secara langsung.

Selain mendengarkan aspirasi, petugas juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembinaan, kondisi kesehatan, serta situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan dan pembinaan berjalan optimal.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan program Sapa Kasih merupakan sarana untuk memperkuat hubungan komunikasi sekaligus memastikan setiap warga binaan memperoleh informasi yang benar terkait hak dan kewajibannya selama menjalani masa pidana.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan warga binaan memperoleh informasi yang benar sekaligus dapat menyampaikan aspirasi secara langsung," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan sosialisasi mengenai hak integrasi warga binaan, termasuk berbagai ketentuan yang harus dipenuhi dalam proses pembinaan. Pemahaman yang baik diharapkan dapat mendorong warga binaan mengikuti program pembinaan secara lebih maksimal.

Petugas turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hunian, mulai dari pengelolaan sampah hingga kebersihan saluran air. Lingkungan yang bersih dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan selama berada di dalam lapas.

"Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga oleh seluruh warga binaan dan petugas," kata Tetra.

Lapas Banyuasin juga menyosialisasikan penggunaan Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) sebagai sarana komunikasi resmi bagi warga binaan dengan keluarga. Fasilitas tersebut disediakan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi secara legal sekaligus mencegah penggunaan telepon seluler ilegal di lingkungan lapas.

Program Sapa Kasih berlangsung aman dan tertib serta mendapat respons positif dari warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Banyuasin menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis, meningkatkan pengawasan, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....