Bank Sampah jadi Solusi Bernilai Ekonomi

  • 20 Jun 2026 14:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin – Keberadaan bank sampah dinilai mampu menjadi solusi dalam mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah rumah tangga. Pemerintah terus mendorong pembentukan dan penguatan bank sampah di tingkat kelurahan hingga lingkungan rukun tetangga agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala UPTD Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Talang Kelapa, Hairul Zenlana, mengatakan, hingga kini telah terbentuk 15 bank sampah di wilayah Kecamatan Talang Kelapa. Dari jumlah tersebut, lima bank sampah telah mulai beroperasi, sedangkan sisanya masih dalam tahap persiapan pelaksanaan.

Menurut Hairul, keberhasilan program bank sampah sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah kelurahan, pengurus lingkungan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar sistem pengelolaan sampah berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

"Bank sampah harus dijalankan bersama, bukan hanya dibentuk secara administrasi," ujarnya, di Kecamatan Talang Kelapa, Jumat, 19 Juni 2026.

Saat ini, pengelolaan bank sampah di Talang Kelapa dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Sampah Indonesia. Bank-bank sampah yang ada di setiap wilayah berfungsi sebagai unit pengumpul sebelum sampah yang telah dipilah dikelola lebih lanjut oleh pengelola utama.

Melalui mekanisme tersebut, masyarakat didorong untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang masih memiliki nilai guna, seperti plastik, kertas, kain bekas, maupun material daur ulang lainnya, dapat dimanfaatkan kembali sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

Hairul menjelaskan, bank sampah tidak hanya berfungsi mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Berbagai jenis limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk baru yang memiliki nilai jual.

"Dengan bank sampah, masyarakat dapat melihat bahwa sampah juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik," katanya.

Ia berharap seluruh bank sampah yang telah terbentuk segera aktif beroperasi dan melibatkan masyarakat secara luas. Menurutnya, keberlanjutan program lebih penting daripada sekadar pembentukan organisasi atau penerbitan surat keputusan.

Pemerintah Kecamatan Talang Kelapa optimistis keberadaan bank sampah akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, program tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....