Pemkab OKI Dorong Pengelolaan Sampah jadi Sumber Nilai Ekonomi
- 17 Jun 2026 23:24 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten OKI melalui DLH menggelar Seminar Pengelolaan Sampah bertajuk “Sulap Sampah Jadi Cuan” untuk mendorong masyarakat menjadikan sampah sebagai sumber nilai ekonomi.
- Wakil Bupati OKI Supriyanto mengajak masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung bank sampah dan ekonomi sirkular sebagai solusi pengelolaan lingkungan.
- Seminar menghadirkan materi pemilahan sampah, pembuatan kompos, dan budidaya maggot, serta bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat memperkuat peran bank sampah mengurangi volume sampah ke TPA dan meningkatkan manfaat ekonomi masyarakat.
RRI.CO.ID, OKI - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendorong masyarakat mengelola sampah sebagai sumber nilai ekonomi melalui Seminar Pengelolaan Sampah bertajuk “Sulap Sampah Jadi Cuan” yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKI di Ruang Rapat Dinesti Land OKI, Rabu 17 Juni 2026.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto mengatakan pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga. Menurutnya, pemilahan sampah sejak dini menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung keberhasilan pengelolaan lingkungan di masa depan.
Ia menegaskan bahwa sampah tidak lagi dapat dipandang semata-mata sebagai masalah lingkungan. Di tengah meningkatnya volume sampah rumah tangga dan aktivitas ekonomi masyarakat, sampah justru memiliki potensi menjadi sumber pendapatan apabila dikelola dengan baik.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kita ingin masyarakat melihat sampah bukan hanya sebagai persoalan yang harus dibuang tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai dan manfaat ekonomi,” ujar Supriyanto saat membuka seminar.
Ditambahkan Supriyanto, berbagai praktik pengelolaan sampah yang telah berkembang di masyarakat membuktikan bahwa limbah dapat diolah menjadi produk bernilai jual. Bank sampah, pembuatan kompos hingga kerajinan berbahan dasar sampah menjadi contoh nyata pengelolaan lingkungan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Supriyanto mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan langkah-langkah sederhana yang berdampak besar, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, sekolah, kantor dan tempat usaha serta mendukung pengembangan bank sampah dan ekonomi sirkular.
| Baca juga: Pemkab OKI Mulai Cairkan Gaji Ke-13 bagi ASN |
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya hidup bersih dan menjadikan pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, menjaga lingkungan saat ini berarti menjaga kualitas hidup generasi mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKI, Muktaqid menjelaskan seminar tersebut menghadirkan berbagai materi terkait pengelolaan sampah, mulai dari teknik pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos hingga budidaya maggot sebagai alternatif pengolahan limbah yang bernilai ekonomi.
Selain seminar, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi bersih-bersih bersama sebagai bentuk kampanye nyata kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang turut berpartisipasi dalam upaya pengelolaan lingkungan di Kabupaten OKI.
“Melalui pengelolaan sampah yang lebih baik, kita berharap volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dan capaian pengelolaan lingkungan Kabupaten OKI pada tahun 2026 semakin meningkat,” tutur Muktaqid.
Muktaqid mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus memperkuat peran bank sampah sebagai instrumen ekonomi berbasis lingkungan.
Melalui pengelolaan sampah yang lebih baik, diharapkan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang, manfaat ekonomi bagi masyarakat meningkat serta capaian pengelolaan lingkungan Kabupaten OKI pada 2026 semakin optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....