Wali Kota Palembang ajak Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026
- 15 Jun 2026 15:34 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) resmi dimulai di Kota Palembang pada 15 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
- Peluncuran Sensus Ekomomi 2026 diawali pendataan perdana Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan istrinya di kediaman pribadi di Gandus.
- Pendataan Sensus Ekonomi 2026 mencakup seluruh sektor usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) hingga perusahaan besar.
RRI.CO.ID, Palembang - Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Senin, 15 Juni 2026. Ia menegaskan keterlibatan warga sangat menentukan kualitas data yang akan digunakan sebagai dasar pembangunan daerah.
Pelaksanaan SE2026 di Kota Palembang ditandai dengan pendataan perdana terhadap Ratu Dewa dan istri di kediaman pribadi mereka di kawasan Gandus. Kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya sensus yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa mengimbau masyarakat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi secara terbuka. Menurutnya, data yang jujur dan sesuai kondisi lapangan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
Ia juga meminta warga tidak menghindari ataupun menolak proses pendataan yang dilakukan petugas BPS. Sebab, data yang terkumpul akan menjadi dasar perencanaan pembangunan di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Palembang untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data secara jujur sesuai kondisi yang sebenarnya. Jangan menghindar atau menolak pendataan, karena data ini sangat penting bagi pembangunan daerah,” ungkap Ratu Dewa.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Wali Kota Palembang terhadap pelaksanaan SE2026. Menurutnya, keterlibatan langsung kepala daerah menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk mendukung kegiatan sensus.
“Alhamdulillah, hari ini kami resmi dimulai di kediaman Bapak Wali Kota Palembang dan kami disambut dengan sangat baik. Ini menjadi contoh positif bagi masyarakat bahwa sensus merupakan kegiatan penting yang perlu didukung bersama,” ucapnya.
Edi mengatakan sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang bertujuan menyediakan data ekonomi yang akurat dan komprehensif. Data tersebut akan digunakan pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan terukur.
Ia menjelaskan cakupan pendataan SE2026 sangat luas karena mencakup seluruh sektor usaha. Mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan berskala besar akan menjadi bagian dari pendataan.
“Sensus Ekonomi ini merupakan sensus yang sangat lengkap. Selain memotret aktivitas ekonomi, juga menjadi bagian dari pembaruan data yang akan mendukung berbagai kebijakan pembangunan," pungkasnya
Selain aktivitas usaha, sensus juga menghimpun informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi rumah tangga dan keluarga. Pembaruan data tersebut dinilai penting untuk menggambarkan kondisi riil masyarakat secara lebih menyeluruh.
Menurut Edi, kualitas kebijakan pemerintah sangat dipengaruhi oleh kualitas data yang tersedia. Karena itu, BPS mengharapkan masyarakat memberikan informasi yang lengkap, benar, dan sesuai keadaan sebenarnya.
“Semua sektor usaha akan didata, mulai dari yang paling kecil hingga terbesar, termasuk mengenai aktivitas ekonomi keluarga. Data-data tersebut akan menjadi pembaruan penting bagi pemerintah dalam membaca kondisi riil masyarakat,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....