Kantor BPKAD Banyuasin Terbakar, Dokumen Penting Alami Kerusakan
- 15 Jun 2026 15:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin – Kebakaran terjadi di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banyuasin pada Minggu, 14 Juni 2026 dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian dokumen di dalam ruangan terdampak, sementara aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, mengatakan laporan sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu oleh gangguan pada instalasi pendingin ruangan atau AC. Penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
"Laporan sementara mengarah pada dugaan gangguan pada instalasi AC, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan," ujar Erwin Ibrahim.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB oleh pekerja yang sedang melakukan rehabilitasi ruangan. Saat itu, pekerja melihat kepulan asap dari ruang Kasubbid Perbendaharaan dan Kasubbid Verifikasi yang tengah direnovasi.
Mengetahui kondisi tersebut, pekerja segera berteriak meminta pertolongan hingga didengar petugas jaga malam. Keduanya kemudian memastikan sumber asap sebelum menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Banyuasin.
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi tidak lama setelah menerima laporan. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian sehingga kobaran tidak meluas ke ruangan lain di lingkungan kantor.
Seorang sumber yang mengetahui kondisi di lokasi namun meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan sejumlah dokumen penting yang berada di dalam ruangan diduga ikut terdampak kebakaran.
"Informasinya, ada sejumlah dokumen penting yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut," ujar sumber tersebut.
Menanggapi hal itu, Erwin Ibrahim menjelaskan sebagian dokumen memang mengalami kerusakan. Namun, menurutnya sebagian besar arsip telah tersimpan dalam bentuk digital melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) sehingga masih dapat dipulihkan.
"Sebagian dokumen memang terdampak, tetapi mayoritas sudah memiliki arsip digital sehingga proses pemulihannya dapat dilakukan," kata Erwin.
Sementara itu, kepolisian telah memasang garis pengaman di area yang terbakar untuk kepentingan penyelidikan. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan keterangan dan barang bukti.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin memastikan pelayanan administrasi tetap berjalan sembari menunggu hasil penyelidikan. Evaluasi terhadap sistem keamanan gedung dan instalasi kelistrikan juga akan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....