Karya Warga Binaan Lapas Banyuasin Dapat Apresiasi Dekranasda

  • 11 Jun 2026 17:31 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin - Warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin menunjukkan hasil pembinaan yang produktif melalui beragam karya unggulan. Produk tersebut mendapat perhatian Ketua TP PKK dan Dekranasda Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru.

Febrita melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Banyuasin pada Rabu, 9 Juni 2026. Kunjungan tersebut difokuskan untuk meninjau program pembinaan kemandirian warga binaan.

Rombongan disambut Pelaksana Harian Kepala Lapas Banyuasin, Indra Wijaya, bersama jajaran pegawai. Penyambutan diawali tarian Sedulang Setudung dan pengalungan kain batik karya warga binaan.

Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, turut mendampingi kegiatan tersebut. Warga binaan juga menampilkan hadrah dan pertunjukan semaphore dance sebagai bentuk pembinaan karakter.

Rombongan kemudian meninjau area produksi batik jumputan yang menjadi produk unggulan lembaga. Febrita turut mencoba proses pembuatan batik bersama warga binaan.

Selain batik, lapas memamerkan berbagai hasil pembinaan sektor pertanian. Warga binaan berhasil membudidayakan pakcoy, kangkung, dan melon di lingkungan lapas.

Lapas Banyuasin juga mengembangkan program peternakan untuk mendukung pembinaan keterampilan. Hasil peternakan berupa telur ayam dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal lembaga.

Indra Wijaya mengatakan perhatian dari berbagai pihak sangat berarti bagi warga binaan. Dukungan tersebut dinilai mampu meningkatkan semangat untuk terus berkarya dan berkembang.

"Kami berharap produk hasil karya warga binaan semakin dikenal luas dan mampu menjadi motivasi untuk terus berkarya," ujarnya. Ia menilai promosi yang lebih luas akan membuka peluang pengembangan produk.

Menurut Indra, program pembinaan tidak hanya berfokus pada aktivitas selama menjalani masa pidana. Program tersebut juga dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

"Keterampilan yang diperoleh di sini diharapkan menjadi bekal berharga saat warga binaan kembali menjalani kehidupan bermasyarakat," ujarnya. Ia berharap warga binaan mampu membangun kehidupan yang lebih mandiri.

Febrita juga memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus meningkatkan kemampuan dan produktivitas. Dukungan tersebut dituangkan melalui pesan dan kesan yang ditulis dalam buku kunjungan.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan ruang konveksi dan penyerahan cenderamata hasil karya warga binaan. Lapas Banyuasin berharap kunjungan tersebut memperluas promosi produk sekaligus memperkuat program pembinaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....