TP PKK Palembang Fokus Cegah Stunting sejak Masa Kehamilan

  • 11 Jun 2026 10:29 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • TP PKK Kota Palembang mendistribusikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil berisiko stunting di Kecamatan Kemuning.
  • Sebanyak 7 ibu hamil berisiko stunting di Kecamatan Kemuning menerima bantuan PMT.
  • TP PKK Kota Palembang memberikan PMT kepada ibu hamil selama periode Mei hingga Juli 2026.

RRI.CO.ID, Palembang - Upaya pencegahan stunting di Kota Palembang terus diperkuat dengan meningkatkan perhatian terhadap kesehatan ibu hamil. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendistribusian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil berisiko stunting.

Program tersebut kembali dilaksanakan oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani di Kantor Camat Kemuning, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting yang digalakkan Pemerintah Kota Palembang.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh ibu hamil berisiko stunting di Kecamatan Kemuning menerima bantuan PMT. Penyaluran kali ini merupakan distribusi ketiga yang diberikan kepada kelompok sasaran tersebut.

Camat Kemuning Amiruddin Sandy mengatakan masih terdapat ibu hamil dan balita yang masuk kategori berisiko stunting di wilayah Kecamatan Kemuning. Karena itu, dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

Menurutnya, bantuan gizi bagi ibu hamil dan balita perlu terus ditingkatkan agar risiko stunting dapat ditekan. Pemenuhan kebutuhan nutrisi sejak dini menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Tentu harapan kami kedepannya, akan semakin banyak bantuan yang diberikan kepada ibu hamil dan balita, semua itu agar dapat terhindar dari resiko stunting," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani menegaskan bahwa kesehatan ibu hamil dan balita menjadi perhatian utama dalam program penanganan stunting. Asupan gizi yang cukup dinilai mampu mengurangi risiko gangguan pertumbuhan pada anak.

Ia menjelaskan TP PKK Kota Palembang menyalurkan PMT sebanyak tiga kali kepada ibu hamil berisiko stunting. Program tersebut berlangsung selama periode Mei hingga Juli 2026 sebagai bagian dari intervensi gizi bagi kelompok rentan.

"PKK memberikan distribusi PMT sebanyak 3 kali kepada ibu hamil, tepatnya dibulan Mei sampai Juli. Tentu dengan harapan dapat menekan angka stunting di Kota Palembang," ungkapnya.

Berdasarkan data TP PKK, terdapat 179 ibu hamil berisiko stunting yang tersebar di 18 kecamatan di Kota Palembang. Khusus di Kecamatan Kemuning, tercatat tujuh ibu hamil dan tiga balita masuk dalam kategori berisiko stunting.

Secara keseluruhan, jumlah balita berisiko stunting di Kota Palembang saat ini mencapai 139 anak. Pemerintah bersama TP PKK terus melakukan berbagai langkah pencegahan untuk menurunkan angka tersebut.

Melalui pendistribusian PMT, kebutuhan gizi ibu hamil diharapkan dapat terpenuhi sehingga mendukung perkembangan janin secara optimal. TP PKK juga mengimbau para ibu untuk menjaga kesehatan selama kehamilan serta mengutamakan pemberian ASI agar anak tumbuh sehat dan terhindar dari risiko stunting.

"PKK selalu berharap agar ibu hamil bisa terus menjaga kesehatan janin, sehingga bisa melahirkan bayi yang sehat, tentu juga ibu yang memiliki balita harus mengutamakan ASI agar balita lebih kuat dan tidak rentan sakit," tutup Dewi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....