APJATEL Sumsel Terus Dorong Provider Rapikan Kabel Udara Semrawut
- 04 Jun 2026 06:26 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kota Palembang bersama APJATEL Sumsel rutin melakukan penataan kabel udara hingga dua kali seminggu dan mengimbau provider agar merapikan kabel setiap kali melakukan pemasangan jaringan baru.
- Masalah kabel semrawut masih sering muncul karena adanya pemasangan kabel baru yang tidak diikuti penataan yang baik, sehingga hasil perapian sebelumnya menjadi kurang optimal.
- APJATEL Sumsel mengajak masyarakat ikut membantu mengurangi penumpukan kabel tidak terpakai dengan meminta provider mencabut kabel lama, serta laporkan keluhan kabel semrawut melalui Diskominfo Kota Palembang atau Rumah Aspirasi.
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang terus mendorong para penyedia layanan internet dan telekomunikasi untuk merapikan kabel udara yang masih terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan imbauan rutin kepada para provider agar setiap pemasangan jaringan baru langsung disertai penataan kabel yang rapi.
Ketua Korwil Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Wilayah Sumatera Selatan, Apriansyah menjelaskan pemerintah bersama sejumlah pihak terkait telah melakukan kegiatan perapian kabel secara berkala. Bahkan, kegiatan tersebut dilakukan hingga dua kali dalam sepekan untuk mengurangi kabel yang menggantung dan mengganggu estetika kota.
Menurutnya, persoalan kabel semrawut kerap muncul kembali karena masih ada pemasangan baru yang tidak diikuti dengan penataan yang baik. Kondisi itu membuat hasil perapian yang telah dilakukan sebelumnya menjadi kurang optimal.
"Untuk para provider sebenarnya kita sudah mengimbau di setiap kali ada kesempatan rapat-rapat koordinasi. Bahwa ketika ada gelaran (pemasangan) baru, Itu tolong langsung dirapikan, Kita bersama teman-teman lainnya itu sudah rutin per minggu dua kali untuk melakukan perapian kabel," ujar Apriansyah, Rabu 3 Juni 2026.
Ia mengatakan, setiap rapat koordinasi dengan para provider selalu dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga kerapian jaringan kabel. Apriansyah berharap seluruh penyedia layanan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga ketertiban infrastruktur telekomunikasi.
Terkait rencana penerapan kabel tanam di masa mendatang, Afriansyah mengungkapkan bahwa kemungkinan tersebut ada. Namun, hingga saat ini pemerintah belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut karena masih menunggu langkah dan kebijakan yang lebih konkret.
Selain provider, APJATEL Sumsel juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mengurangi penumpukan kabel yang tidak terpakai. Warga diminta meminta penyedia layanan mencabut kabel lama ketika berpindah langganan ke provider lain.
Keluhan maupun laporan terkait kabel semrawut dapat disampaikan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang maupun Rumah Aspirasi yang disediakan pemerintah. Masukan dari masyarakat diharapkan dapat membantu percepatan penanganan masalah kabel udara di berbagai wilayah kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....