Ikut Pelatihan K3 di Cepu, 20 Pemuda Muba Kantongi Sertifikasi Nasional

  • 31 Mei 2026 12:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, MUBA - Sebanyak 20 pemuda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang tergabung dalam program Generasi Ungul Muba resmi mengantongi sertifikasi kompetensi nasional setelah menyelesaikan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Jawa Tengah.

Kepulangan para peserta disambut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muba pada Jumat, 29 Mei 2026. Sertifikasi yang diperoleh menjadi modal penting bagi para peserta untuk bersaing di dunia kerja, khususnya sektor industri migas.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Muba, Herryandi Sinulingga, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang semakin kompetitif.

“Dengan sertifikasi kompetensi nasional di tangan, generasi muda Muba kini telah menang selangkah dibandingkan pemuda daerah lain yang belum memilikinya. Kita tahu persis, setiap lowongan kerja di sektor industri selalu mensyaratkan sertifikasi keahlian yang spesifik. Di sinilah fungsi pemerintah hadir: mengintervensi, menjembatani, dan memfasilitasi generasi unggul kita agar mereka tidak terbebani biaya sertifikasi yang mahal, sekaligus memastikan peluang kerja mereka jauh lebih terbuka lebar,” ujar Lingga.

Menurut dia, sertifikasi dari PPSDM Migas Cepu memiliki pengakuan secara nasional sehingga para lulusan tidak hanya berpeluang bekerja di wilayah Sumatera Selatan, tetapi juga dapat bersaing di berbagai daerah di Indonesia.

“Mereka bukan hanya berkompetensi untuk industri di daerah sendiri, tetapi di seluruh Indonesia. Mengingat sertifikasi PPSDM Cepu ini diakui secara nasional, maka peluang untuk mengikuti dan memenangkan lowongan kerja di tingkat nasional dapat dikuliti secara maksimal oleh mereka yang telah memiliki sertifikasi ini," tegasnya.

Disnakertrans Muba juga memastikan program pengembangan kompetensi tenaga kerja tersebut akan terus berlanjut. Saat ini, sebanyak 20 peserta dari jurusan Rigger atau Juru Ikat Beban masih menjalani pelatihan di PPSDM Migas Cepu.

Peserta jurusan Rigger dijadwalkan mengikuti ujian sertifikasi nasional pada 12 Juni 2026 sebelum kembali ke Kabupaten Musi Banyuasin. Keberhasilan mereka diharapkan dapat menambah jumlah tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.

Program pengiriman peserta ke PPSDM Migas Cepu merupakan bagian dari strategi link and match yang dijalankan Pemkab Muba melalui Disnakertrans untuk menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah.

Melalui pelatihan dan sertifikasi yang diakui negara, pemerintah daerah optimistis para alumni dapat menjadi tenaga kerja profesional yang siap diserap oleh berbagai industri strategis nasional serta mendukung terwujudnya visi pembangunan sumber daya manusia unggul di Kabupaten Musi Banyuasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....