YJI Sumsel Dorong Pembentukan Klub Jantung Sehat Remaja di Sekolah

  • 25 Mei 2026 21:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan sekaligus Ketua Terpilih Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Sumsel Tahun 2026, Lidyawati Cik Ujang mengajak generasi muda membiasakan pola hidup sehat dan menjauhi rokok sebagai langkah pencegahan penyakit jantung sejak dini.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan edukasi pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah serta bahaya merokok dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia di SMA Negeri 10 Palembang, Senin, 25 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar dengan berbagai rangkaian acara mulai dari senam jantung sehat bersama, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Lidyawati mengatakan Hari Hipertensi Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja, terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

“Hari ini kita hadir untuk mempromosikan gaya hidup sehat, menjaga keseimbangan gizi, serta mengajak generasi muda menjauhi rokok. Program ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumsel di bidang kesehatan,” katanya.

Menurutnya, pembiasaan pola hidup sehat perlu dilakukan sejak usia sekolah agar risiko penyakit tidak menular dapat ditekan sejak dini.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong terbentuknya Klub Jantung Sehat Remaja di lingkungan sekolah sebagai wadah edukasi kesehatan bagi pelajar.

“Melalui Yayasan Jantung Indonesia Sumsel, kami ingin memfasilitasi anak-anak dan remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan jantungnya,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 10 Palembang, Rozali menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan tersebut.

Menurut dia, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain edukasi bahaya rokok dan hipertensi, para pelajar juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....