Taspen Palembang Gandeng RRI Palembang Sosialisasikan Program ASN
- 25 Mei 2026 21:06 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pertemuan Kepala Cabang PT Taspen Palembang dengan Kepala RRI Palembang guna mensosialisasikan program dan layanan ASN.
- Kepala Cabang PT Taspen Palembang mengimbau jangan asal membuka tautan yang mengatasnamakan PT Taspen
RRI.CO.ID, Palembang - PT Taspen Kantor Cabang Palembang menggelar pertemuan dengan Kepala RRI Palembang pada Senin, 25 Mei 2026 untuk memperkuat sosialisasi program dan layanan Taspen. Dalam kegiatan tersebut, PT Taspen Palembang memaparkan berbagai program sekaligus upaya peningkatan literasi layanan kepada peserta ASN dan pensiunan.
Kepala Kantor Cabang PT Taspen Palembang, Hangga Prajatama mengatakan kerja sama dengan RRI dilakukan untuk memperkuat koordinasi instansi pemerintah vertikal daerah. Selain itu, RRI dipilih karena memiliki efektivitas publikasi yang dinilai mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
"Yang pasti kita sama-sama instansi pemerintah vertikal yang berada di daerah, pastinya harus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik. Terkait dengan kinerja dan efek dari publikasi dari RRI, sehingga menurut kami bisa membantu efektivitas dari sosialisasi dari kami," ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ia menjelaskan sejumlah program layanan bagi ASN aktif dan pensiunan. Program tersebut meliputi Tabungan Hari Tua (THT), pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).
Khusus JKK dan JKM diberikan kepada ASN yang masih aktif bekerja. Sementara ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) akan memperoleh manfaat THT dan pembayaran pensiun bulanan.
Taspen juga menerapkan layanan klaim otomatis bagi peserta yang memasuki masa pensiun. Perusahaan telah memiliki basis data peserta sehingga proses penghitungan hak pensiun dapat dilakukan sebelum masa BUP tiba.
"Prinsipnya, untuk peserta yang memasuki BUP dan pensiun, PT Taspen telah menerapkan layanan klaim otomatis. Hal tersebut didukung oleh basis data yang kuat sehingga diketahui setiap peserta yang akan memasuki masa pensiun," ujarnya.
Untuk administrasi pensiun, peserta tetap memerlukan Surat Keputusan Pensiun dari BKN dan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran gaji. Taspen menegaskan seluruh layanan yang diberikan kepada peserta tidak dipungut biaya dan gratis sepenuhnya.
Selain membahas kerja sama, Taspen juga menyoroti maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Modus paling berbahaya dilakukan melalui pesan WhatsApp yang meminta korban mengklik tautan tertentu.
Hangga menjelaskan pelaku biasanya mengirim pesan berisi data pribadi peserta agar terlihat meyakinkan. Setelah tautan diklik, pelaku berpotensi mengambil data hingga menguras rekening mobile banking korban.
Taspen mengingatkan ASN dan pensiunan agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan Taspen melalui WhatsApp. Seluruh informasi resmi, kata dia, hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan dan petugas Taspen.
"Pada kesempatan yang baik ini juga saya ingin sampaikan hati-hati, jangan sampai klik apapun di WA grup atau WA mengatasnamakan Taspen. Karena itu, potensi dari penipuan dan bisa mengambil uang yang ada di mobile banking dari ibu bapak sekalian," jelasnya.
Ia meminta peserta segera melakukan konfirmasi ke kantor Taspen atau mitra bank apabila menerima pesan mencurigakan. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah tindak penipuan digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....