Pengamat Soroti Pentingnya Adab dalam Pendidikan

  • 24 Mei 2026 23:26 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pengamat pendidikan Mukhtaruddin Muhsiri menilai sekolah tidak hanya tempat mencari ilmu, tetapi juga membentuk kualitas hidup dan pola pikir masyarakat
  • Pendidikan mampu mengubah kehidupan seseorang dari keterbatasan ekonomi menuju masa depan yang lebih cerah dan menjanjikan
  • Pentingnya adab dalam pendidikan, sehingga sekolah berbasis keagamaan kini banyak diminati karena menanamkan nilai moral dan peradaban

RRI.CO.ID, Palembang - Pengamat pendidikan Sumatera Selatan, Mukhtaruddin Muhsiri, menegaskan pendidikan memiliki peran besar membentuk masa depan seseorang menjadi lebih baik. Sekolah dinilai bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga sarana meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mukhtaruddin dalam Dialog Indonesia Cerdas RRI, Rabu, 20 Mei 2025. Menurutnya, inti pendidikan adalah proses memperoleh ilmu pengetahuan agar seseorang mampu berkembang dalam kehidupan.

“Sekolah itu pada dasarnya tempat orang mencari ilmu,” katanya. Ia menjelaskan pendidikan membuat seseorang berubah dari tidak mengetahui menjadi memiliki bekal pengetahuan untuk masa depan.

Mukhtaruddin menilai pendidikan juga membuka peluang kehidupan yang lebih cerah bagi masyarakat. Melalui pendidikan, seseorang memiliki kesempatan memperbaiki taraf hidup dan keluar dari keterbatasan ekonomi.

“Karena itu pendidikan sangat penting,” ujarnya. Menurutnya, sekolah dapat menjadi jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik dan menjanjikan.

Selain membahas pentingnya pendidikan, Mukhtaruddin juga menyoroti perubahan tantangan pendidikan saat ini. Ia mengatakan persoalan pendidikan sekarang tidak hanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

Menurutnya, nilai-nilai adab dan etika mulai mengalami penurunan sehingga perlu diperkuat kembali di lingkungan pendidikan. Kondisi tersebut mendorong berkembangnya sekolah berbasis keagamaan di berbagai daerah.

“Sekolah berbasis keagamaan itu menanamkan nilai-nilai peradaban yang lebih dikedepankan,” katanya. Ia menilai pendidikan berbasis agama memiliki peran penting membentuk karakter generasi muda.

Mukhtaruddin menegaskan ilmu pengetahuan harus berjalan seimbang dengan pembentukan adab yang baik. Tanpa karakter dan etika, ilmu dinilai tidak akan memberi nilai positif di tengah masyarakat.

“Pada dasarnya berilmu kalau tidak beradab, itu tidak bernilai di mata masyarakat,” tuturnya. Karena itu, pendidikan dan pembentukan karakter harus berjalan beriringan dalam sistem pembelajaran.

Ia berharap dunia pendidikan terus memperkuat keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pembentukan moral peserta didik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....