Pemprov Sumsel Prioritaskan Kesejahteraan Guru

  • 21 Mei 2026 19:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi para guru sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang saat membuka Seminar Hari Pendidikan Nasional 2026 bertajuk “Apa Kabar Guru? Sejahtera, Perlindungan Nyata dan Pendidikan Berkualitas” di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi harian Sumatera Ekspres itu dihadiri sekitar 400 guru dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan pembangunan sektor pendidikan tidak akan berjalan maksimal tanpa keberpihakan nyata terhadap kesejahteraan dan perlindungan para guru.

Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi muda.

"Guru yang sejahtera akan mengajar dengan tenang. Guru yang terlindungi akan bekerja dengan bermartabat. Dan guru yang kuat akan melahirkan pendidikan yang berkualitas," ujar Cik Ujang.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi dan kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.

Menurut Cik Ujang, teknologi memang dapat membantu proses pembelajaran, namun tidak dapat menggantikan peran guru sebagai pembimbing karakter dan nilai moral peserta didik.

"Teknologi dapat membantu proses belajar, tetapi keteladanan guru tidak dapat digantikan oleh mesin. AI bisa menjawab pertanyaan, tetapi tidak memiliki empati dan sentuhan kemanusiaan seorang guru," tambahnya.

Dalam seminar tersebut, pemerintah juga mendorong agar para guru memahami berbagai tantangan pendidikan di era digital, termasuk terkait perlindungan hukum dalam proses pembelajaran.

Sementara itu, General Manager harian Sumatera Ekspres H. Iwan Irawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap pelaksanaan seminar Hari Pendidikan Nasional 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang diskusi untuk melahirkan solusi konkret terkait kesejahteraan guru dan batasan hukum yang perlu dipahami para pendidik di era digital.

Seminar itu juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan media dalam mendorong terciptanya pendidikan berkualitas di Sumatera Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....