Pemkab OKU Timur Pastikan Stok Bahan Pokok Aman jelang Iduladha

  • 19 Mei 2026 16:30 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU Timur - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten OKU Timur memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan gudang penyimpanan, Senin, 18 Mei 2026.

Sidak dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten OKU Timur yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah OKU Timur, Rusman. Kegiatan dimulai dari Pasar Martapura hingga Gudang Bulog.

Dalam kegiatan tersebut, tim memantau secara langsung kondisi harga kebutuhan pokok, distribusi barang, serta potensi gejolak harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Iduladha.

“Seluruh tim kabupaten meninjau langsung dalam rangka sidak lapangan menjelang Hari Raya Idul Adha,” ujar Rusman.

Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga bahan pokok masih berada dalam kondisi relatif stabil. Harga beras tercatat berkisar antara Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging mengalami kenaikan namun masih dinilai dalam batas wajar, dari sebelumnya Rp130.000-Rp140.000 menjadi sekitar Rp145.000 per kilogram.

“Kenaikannya tidak begitu signifikan. Bahkan masih ada pedagang yang menjual di harga Rp140.000 jika ditawar,” katanya.

Untuk komoditas cabai, harga cabai rawit tercatat mencapai Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai merah berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp63.000 per kilogram. Meski mengalami kenaikan, pemerintah menilai kondisi tersebut masih terkendali dan belum berdampak luas terhadap daya beli masyarakat.

Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap distribusi minyak goreng. Bersama Bulog, pengawasan terhadap harga eceran tertinggi (HET) akan diperkuat, termasuk pemasangan informasi harga resmi di sejumlah titik penjualan.

“Untuk minyak kita, nanti akan dipasang informasi HET tertinggi Rp15.700. Masyarakat kami harapkan membeli di agen resmi yang sudah bekerja sama dengan Bulog,” jelas Rusman.

Selain pemantauan, Pemkab OKU Timur juga menyiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga atau kelangkaan komoditas tertentu melalui operasi pasar bersama Bulog dan dinas terkait.

“Langkah kami tetap melakukan monitoring. Jika ada kelangkaan atau kebutuhan mendesak, Bulog bersama dinas terkait akan langsung turun melaksanakan operasi pasar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Rusman mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying menjelang Hari Raya Iduladha karena kondisi bahan pokok di OKU Timur hingga saat ini masih aman dan terkendali.

“Kami pemerintah ada di tengah-tengah masyarakat. Untuk menjelang Hari Raya Iduladha ini, sampai saat ini kondisi masih aman dan terkendali. Mudah-mudahan hingga hari H tetap aman,” tutup Rusman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....