Penumpang Kereta Sumsel Melonjak saat Libur Panjang
- 17 Mei 2026 19:21 WIB
- Palembang
Poin Utama
- PT KAI Divre III Palembang mencatat lonjakan jumlah penumpang selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, dengan total 15.312 pelanggan dalam 3 hari pertama masa angkutan libur
- Tingginya minat masyarakat membuat tingkat okupansi dan penjualan tiket sejumlah kereta api, seperti KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo, melebihi 100 persen hingga tiket relasi utama habis terjual
- KAI mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk mengecek ketersediaan tiket dan menegaskan komitmennya meningkatkan pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan kereta api
RRI.CO.ID, Palembang - PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan jumlah penumpang kereta api selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Hingga hari ketiga masa angkutan libur, jumlah pelanggan mencapai 15.312 orang.
Masa angkutan libur panjang tersebut berlangsung selama enam hari, mulai Kamis, 13 Mei 2026 hingga Senin, 18 Mei 2026. Tingginya okupansi menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat di Sumatera Bagian Selatan.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan kereta api dipilih karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari peningkatan penjualan tiket selama masa libur panjang.
“Pada hari ke-3 masa libur akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus tercatat sebanyak 15.312 pelanggan atau mencapai 141 persen menggunakan kereta api,” ujarnya, Jumat, 15 Mei 2026.
Dari total pelanggan tersebut, rata-rata jumlah penumpang per hari mencapai sekitar 5.104 orang. Angka tersebut diperkirakan masih bertambah karena KA Sindang Marga tetap beroperasi pada malam hari.
Selain peningkatan jumlah pelanggan, penjualan tiket juga mengalami kenaikan signifikan. Hingga saat ini, tiket yang telah terjual untuk periode 13 hingga 18 Mei 2026 mencapai 28.346 tiket.
KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat penjualan tiket hingga 152 persen atau sebanyak 7.750 tiket. Sementara relasi sebaliknya mencapai 153 persen dengan total 7.773 tiket terjual.
KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau juga mencatat okupansi tinggi. Penjualan tiket mencapai 142 persen dengan total 4.527 tiket, sedangkan perjalanan sebaliknya terjual 4.512 tiket.
Baca juga: Penjualan Tiket Libur Kenaikan Yesus Kristus Mencapai 24.024 Tiket
Sementara itu, KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau mencatat penjualan tiket sebesar 81 persen atau sebanyak 2.099 tiket. Untuk relasi sebaliknya, tiket yang terjual mencapai 1.685 tiket atau sekitar 65 persen.
Aida menjelaskan masyarakat yang ingin bepergian menuju Lubuk Linggau masih dapat memanfaatkan tiket KA Sindang Marga yang tersedia cukup banyak. Namun tiket kereta PSO seperti KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo telah habis terjual untuk relasi tujuan utama.
“Kami mengimbau masyarakat melakukan pengecekan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI,” katanya. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat memesan tiket, mengecek jadwal perjalanan, hingga memperoleh berbagai promo perjalanan.
Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KAI Divre III Palembang juga terus memperkuat aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Perusahaan turut meningkatkan fasilitas pelayanan agar pelanggan mendapatkan pengalaman perjalanan yang nyaman selama masa libur panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....