Migrasi Listrik Muba Ditargetkan Tuntas 15 Mei
- 12 Mei 2026 21:12 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemkab Muba mewajibkan pelanggan eks MEP bermigrasi ke PLN sebelum 15 Mei 2026
- Pelanggan yang belum bermigrasi terancam mengalami penghentian aliran listrik permanen
- PLN menyiapkan layanan cepat dan skema cicilan biaya penyambungan bagi masyarakat
- Paket biaya NIDI dan SLO ditetapkan sebesar Rp100.000 nett
RRI.CO.ID, Muba - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menegaskan pelanggan listrik eks MEP wajib segera beralih ke jaringan PLN sebelum 15 Mei 2026. Jika melewati batas waktu tersebut, pelanggan dipastikan tidak lagi mendapatkan aliran listrik karena layanan MEP akan dihentikan secara permanen.
Penegasan itu disampaikan Bupati Musi Banyuasin melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Iskandar Syahrianto, dalam rapat virtual di Ruang Rapat Korpri, Selasa, 12 Mei 2026. Pemerintah daerah meminta masyarakat memanfaatkan sisa waktu yang ada agar pasokan listrik rumah tangga tetap aman dan terjamin.
BACA JUGA: Muba Migrasi Listrik: Layanan Token MEP Segera Dialihkan ke PLN
“Pelanggan harus segera beralih ke PLN sebelum tanggal 15 Mei karena pelayanan lama resmi berhenti,” ujar Iskandar. Ia menegaskan pemerintah tidak akan memperpanjang masa transisi karena seluruh tahapan migrasi telah dipersiapkan sejak jauh hari.
Untuk mendukung percepatan migrasi, PLN menyiapkan layanan one stop service di sejumlah wilayah pelanggan eks MEP. Petugas teknis juga disiagakan di lapangan untuk melayani pembayaran, pemasangan meteran baru, hingga penanganan kendala teknis masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Muba menargetkan proses migrasi dapat mencapai 100 persen pada pertengahan Mei 2026. Kebijakan tersebut diyakini mampu menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih stabil, aman, dan berkualitas bagi masyarakat di seluruh wilayah Musi Banyuasin.
Selain itu, pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh camat membentuk tim khusus pendataan pelanggan hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat verifikasi data sekaligus membantu masyarakat yang masih mengalami hambatan administrasi maupun teknis.
SRM Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW S2JB, Wira Bhakti Dharma, mengatakan hingga kini proses migrasi telah mencapai 56.719 pelanggan atau sekitar 72 persen dari total target. PLN terus mempercepat penyelesaian administrasi dan pemasangan agar seluruh pelanggan dapat teraliri listrik tepat waktu.
“PLN juga menyiapkan skema cicilan biaya penyambungan agar masyarakat lebih ringan saat melakukan migrasi,” kata Wira. Khusus pelanggan daya 900 VA, biaya NIDI dan Sertifikat Laik Operasi ditetapkan sebesar Rp100 ribu termasuk pajak dan biaya administrasi lainnya.
Pemerintah dan PLN optimistis proses migrasi total tersebut akan meningkatkan kualitas layanan listrik hingga ke pelosok Musi Banyuasin. Masyarakat pun diimbau segera melakukan pendaftaran agar tidak terjadi penumpukan permohonan menjelang tenggat akhir migrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....