Muba Migrasi Listrik: Layanan Token MEP Segera Dialihkan ke PLN
- 08 Mei 2026 14:15 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Proses migrasi dikebut hingga 2.000 pelanggan per hari.
- Peningkatan kualitas layanan listrik bagi seluruh masyarakat Musi Banyuasin.
- Layanan token PT MEP resmi berakhir pada 15 Mei 2026.
- PLN menerapkan one stop service (bayar langsung pasang) di lokasi pelanggan.
RRI.CO.ID, Muba - PT Musi Banyuasin Elektrika Power (MEP) menghentikan seluruh layanan pengisian dan pembelian token listrik bagi pelanggan mulai 15 Mei 2026. Keputusan besar ini muncul saat Pemerintah Kabupaten Muba berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait percepatan peralihan layanan ke PT PLN (Persero).
Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, memimpin langsung pertemuan krusial tersebut di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Kamis, 7 Mei 2026. Wakil Bupati Muba menerima tim Bidang Ketenagalistrikan Kementerian ESDM untuk memastikan proses migrasi berjalan tanpa kendala bagi masyarakat.
Plt Direktur Utama PT MEP, Andi Wijaya Busro, menegaskan bahwa perusahaan tidak lagi melayani transaksi token per pertengahan Mei mendatang. Plt Direktur Utama PT MEP menjelaskan bahwa penghentian layanan tersebut secara otomatis akan memutus aliran listrik jika pelanggan belum beralih ke PLN.
Manajemen MEP mengimbau seluruh pelanggan untuk segera mengurus perpindahan layanan sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan. Langkah antisipasi ini bertujuan agar aktivitas rumah tangga dan usaha warga tetap berjalan normal tanpa gangguan energi.
Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, meminta masyarakat yang belum migrasi segera memproses peralihan layanan listrik mereka. Wakil Bupati Muba menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh warga mendapatkan akses energi yang lebih stabil dan berkualitas.
Pihak PLN telah menyiapkan layanan one stop service untuk mempermudah warga dalam melakukan pembayaran dan pemasangan di tempat. Petugas PLN saat ini sudah bersiaga di setiap wilayah operasional pelanggan MEP di Kabupaten Musi Banyuasin.
Pemerintah Kabupaten Muba menargetkan migrasi pelanggan MEP menuju PLN mencapai angka 100 persen pada 15 Mei 2026. "Ini demi memfasilitasi kebutuhan yang baik untuk masyarakat Muba," ungkap Abdur Rohman Husen di sela pertemuan.
Koordinator Pengaturan Operasi Usaha Ketenaga Listrikan Kementerian ESDM, Wahid Pinto Nugroho, mendukung penuh target penyelesaian proses ini tepat waktu. Pihaknya memantau secara ketat agar seluruh pasokan listrik warga Muba beralih sepenuhnya ke jaringan PLN.
Tim teknis kini mempercepat progres migrasi dengan melayani sekitar 2 ribu pelanggan setiap harinya di lapangan. Angka ini meningkat signifikan dari kapasitas sebelumnya yang hanya mencapai 1 ribu pelanggan per hari.
Para pejabat teras PLN UID Sumsel, Jambi, dan Bengkulu turut hadir dalam pertemuan koordinasi tersebut untuk memastikan kesiapan infrastruktur. Kehadiran mereka memperkuat komitmen bersama dalam menuntaskan transisi energi di Kabupaten Musi Banyuasin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....