Kejar Data Akurat, Pemkab Muba Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
- 12 Mei 2026 20:23 WIB
- Palembang
Poin Utama
- SDM Lapangan melibatkan sekitar 7.600 petugas yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan
- Cakupan data: Mendata seluruh pelaku usaha mulai dari UMKM hingga perusahaan besar di Kabupaten Muba.
- Jadwal pelaksanaan Mei sampai dengan Agustus 2026 dengan melibatkan 7.600 petugas sesumsel.
- Indikator positif BPS mencatat capaian positif Sumsel pada 2025, termasuk pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional dan angka kemiskinan satu digit.
RRI.CO.ID, Palembang - Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, memimpin langsung gerakan dukungan terhadap Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Muba. Toha menegaskan bahwa data akurat menjadi kunci utama agar program pembangunan ekonomi menyentuh kebutuhan rakyat secara nyata.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengajak seluruh lapisan masyarakat menyukseskan pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut. Bupati Toha menyampaikan komitmen ini saat menghadiri peluncuran "Sumsel Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026" di Griya Agung Palembang, Selasa, 12 Mei 2026.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, meresmikan langsung kegiatan yang melibatkan ribuan petugas lapangan ini. Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS RI, Moh. Edy Mahmud, turut menyaksikan momentum penguatan data ekonomi regional tersebut.
Bupati Toha menilai sensus ekonomi merupakan instrumen penting untuk memotret aktivitas bisnis dari skala UMKM hingga industri besar. "Pemerintah Kabupaten Muba mendukung penuh pelaksanaan sensus ini untuk mendapatkan gambaran riil kondisi usaha masyarakat," tegas Toha.
Bupati Muba meminta para pelaku usaha memberikan data yang jujur dan benar kepada petugas BPS. Beliau percaya bahwa transparansi informasi ekonomi akan memperkuat fondasi pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Gubernur Herman Deru mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh merumuskan kebijakan tanpa basis data yang valid. Herman Deru memposisikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan Sumatera Selatan ke depan.
Deputi BPS RI, Moh. Edy Mahmud, mengapresiasi tinggi sinergi pemerintah daerah di Sumsel dalam mendukung program statistik nasional. Deputi BPS RI mencatat pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2025 telah melampaui angka nasional berkat pemanfaatan data yang optimal.
BPS RI memandang wilayah Sumatera Selatan memiliki potensi raksasa pada sektor perkebunan, pangan, dan energi nasional. Oleh karena itu, tim sensus membutuhkan potret ekonomi terbaru agar optimalisasi potensi tersebut semakin tajam.
Petugas akan melaksanakan pendataan lapangan secara serentak mulai bulan Mei hingga Agustus 2026 mendatang. Sebanyak 7.600 petugas profesional siap menyisir seluruh wilayah Sumatera Selatan untuk mencatat aktivitas ekonomi warga.
Seluruh camat di lingkungan Pemkab Muba hadir mendampingi Bupati untuk memastikan kesiapan teknis di wilayah masing-masing. Sinergi lintas instansi ini menjamin pelaksanaan sensus ekonomi di Bumi Serasan Sekate berjalan lancar dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....