Hanyut Sejauh 50 Kilometer, Jasad Bocah di Empat Lawang Ditemukan Meninggal
- 08 Mei 2026 10:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Tim SAR menemukan Bulan (12) dalam kondisi meninggal dunia.
- Warga menemukan jasad korban mengapung di Desa Gelanggang.
- Satu korban lain bernama Else masih dalam proses pencarian.
RRI.CO.ID, Empat Lawang - Sungai Musi kembali memakan korban jiwa setelah dua bocah perempuan hanyut terseret arus deras. Warga Desa Karang Gede dikejutkan oleh hilangnya dua siswi SD saat beraktivitas di pinggir sungai.
Tim SAR Gabungan menemukan satu korban bernama Bulan binti Ledi pada Kamis, 7 Mei 2026. Petugas mengevakuasi jasad korban yang tersangkut di pinggir aliran sungai tersebut.
Warga setempat melihat jasad Bulan mengapung di Desa Gelanggang sekitar pukul 16.30 WIB. Saksi mata segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas yang sedang bersiaga.
Arus sungai membawa tubuh bocah malang itu sejauh 50 kilometer dari titik awal. Jarak penemuan yang cukup jauh ini membuktikan betapa kuatnya debit air saat kejadian.
Petugas langsung membawa jenazah siswi SD Negeri 01 Sikap Dalam itu ke rumah duka. Pihak keluarga menyambut kedatangan jenazah dengan isak tangis yang mendalam.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, memastikan pencarian tetap berlanjut untuk korban kedua. Petugas membagi tim penyisir guna memantau setiap titik yang dicurigai di sepanjang aliran.
“Alhamdulillah satu korban atas nama Bulan berhasil ditemukan. Saat ini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Musi serta pemantauan di titik-titik yang dicurigai,” ujar Raymond.
Raymond mengapresiasi kerja keras seluruh relawan dan warga yang terlibat dalam operasi ini. Kekuatan personel gabungan terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, hingga pemerintah desa setempat.
Pihak berwenang mengingatkan para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak di sekitar sungai. Arus Musi yang tidak terduga dapat membahayakan keselamatan warga yang berenang tanpa pengaman.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak. Pastikan selalu dalam pengawasan orang tua serta hindari berenang di lokasi yang memiliki arus deras dan berbahaya,” tambahnya.
Tim SAR masih memfokuskan pencarian terhadap Else binti Dodo yang belum ditemukan. Petugas berharap cuaca mendukung proses penyisiran agar seluruh korban dapat segera terevakuasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....