Sumsel-DKI Jakarta Perkuat Kerja Sama Ketahanan Pangan
- 08 Mei 2026 18:35 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta di Palembang, Kamis, 7 Mei 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antar-BUMD, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan DPRD DKI Jakarta ke Sumatera Selatan. Menurutnya, DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional memiliki banyak pengalaman yang dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain, termasuk Sumsel.
“Kami ingin belajar bagaimana BUMD di Jakarta dapat bertahan dan berkembang dalam menjalankan operasionalnya. Sumsel ini penyuplai, sementara Jakarta adalah pasar besar dengan jumlah penduduk yang sangat padat,” ujar Herman Deru.
Herman Deru menjelaskan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil pangan. Komoditas yang dihasilkan mulai dari beras hingga ikan budidaya air tawar yang selama ini juga menjadi kebutuhan masyarakat Jakarta.
Karena itu, ia berharap hubungan antara Sumsel dan DKI Jakarta dapat diperkuat melalui pola supply and demand yang terukur dan berkelanjutan. Menurutnya, kerja sama antardaerah menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
"Kami menyambut baik peluang yang dibuka oleh Food Station untuk menjadikan Sumsel sebagai salah satu pemasok kebutuhan pangan masyarakat Jakarta. Jarak Palembang dan Jakarta yang kini semakin mudah dijangkau menjadi keuntungan tersendiri dalam memperkuat rantai distribusi pangan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam peluang kerja sama antar-BUMD sekaligus mempelajari keberhasilan Sumsel dalam mendukung program swasembada pangan.
Ia menyebut kebutuhan beras di Jakarta mencapai sekitar 2.500 ton per hari. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memiliki sejumlah program pangan seperti pangan bersubsidi, penyediaan minyak goreng, hingga kontrak farming melalui Food Station di Pulau Jawa.
“Kami berharap peran Food Station dapat semakin menggeliat dan mampu membangun kerja sama yang lebih luas dengan Pemprov Sumsel, baik dalam penyelenggaraan pangan maupun dukungan sektor lainnya,” ungkap Nova.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....