Polda Sumsel Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara
- 07 Mei 2026 15:42 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Muratara - Polda Sumatera Selatan memberikan informasi terbaru terkait penanganan kecelakaan lalu lintas ganda yang melibatkan Bus ALS dan Truk Tangki PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sebanyak 16 kantong jenazah korban meninggal dunia telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kamis pagi, 7 Mei 2026, sekitar pukul 05.10 WIB, untuk menjalani proses identifikasi menyeluruh.
Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri. Tim ahli mulai bekerja sejak pukul 07.30 WIB di Posko DVI yang berlokasi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara. Langkah ini diambil guna memastikan kepastian identitas bagi para korban, yang mayoritas mengalami luka bakar serius akibat kobaran api saat kecelakaan.
| Baca juga: DPPPA Sumsel Dorong Pencegahan Bullying |
Kecelakaan terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Mobil Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang di jalan. Namun, bus kehilangan kendali, menyeberang ke jalur berlawanan, dan menabrak Truk Tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.
Hingga kini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan. Korban meninggal termasuk pengemudi dan kru kedua kendaraan, serta penumpang Bus ALS, beberapa di antaranya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI. Korban selamat sedang dirawat di RSUD Rupit, dengan luka bakar maupun luka ringan.
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk bangkai kedua kendaraan yang terbakar, tabung gas, mesin motor, dan barang pribadi penumpang. Penanganan logistik serta pengawalan jenazah dilakukan oleh personel Polres Lubuk Linggau dengan 16 ambulans yang dikerahkan di bawah pengawalan ketat polisi.
"Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan, pihak kepolisian berkomitmen memfasilitasi keluarga korban selama proses identifikasi. Polda Sumsel juga menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi valid mengenai anggota keluarga mereka. “Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,” ujar Nandang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Keselamatan di jalan menjadi prioritas, terutama di jalur rawan kecelakaan seperti Jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Muratara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....