Program Bedah Rumah Sumsel 2026 Sasar 6.121 Unit RTLH
- 06 Mei 2026 14:10 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Harapan warga Sumatera Selatan untuk memiliki hunian layak kembali menguat. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Gebrak Rutilahu) tahun 2026 di Jalan Pantai Musi, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, dua unit rumah milik warga, yakni Ibu Nurmalinda dan Bapak Zainal Arifin, mendapatkan perbaikan total. Keduanya menjadi bagian dari sasaran program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di Sumatera Selatan.
Secara keseluruhan, program Gebrak Rutilahu tahun 2026 menargetkan perbaikan sebanyak 6.121 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Gubernur Herman Deru menegaskan, keberhasilan program ini tidak bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan mengandalkan kolaborasi dan swadaya masyarakat.
“Melibatkan semua pihak untuk berkontribusi dan percaya dengan gerakan ini adalah hal yang luar biasa. Dulu tahun 2012, saya pernah mendapatkan rekor MURI bedah rumah tanpa APBD. Hari ini kita buktikan lagi, dengan menyediakan kanalnya, sifat dasar gotong royong masyarakat akan terpantik untuk saling membantu,” ujar Herman Deru.
Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan Program 3 Juta Rumah, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Pelaksanaan Gebrak Rutilahu tidak hanya berlangsung di Kota Palembang, tetapi juga digelar secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Gubernur turut memantau pelaksanaan di daerah lain melalui sambungan Zoom Meeting bersama para bupati dan wali kota.
Suasana haru terlihat dalam peninjauan tersebut, terutama dari Ibu Nurmalinda yang menjadi salah satu penerima bantuan. Sebagai seorang janda dengan tiga anak yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, bantuan ini menjadi harapan baru bagi keluarganya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur atas kepeduliannya. Kami sangat senang dan bersyukur rumah kami dibedah menjadi layak huni. Ini sangat berarti bagi masa depan anak-anak saya,” ungkap Nurmalinda.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap, gerakan ini dapat menjadi stimulus bagi sektor swasta dan masyarakat mampu untuk terus berkontribusi dalam menuntaskan persoalan rumah tidak layak huni di Bumi Sriwijaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....