Senam Kriya Jadi Identitas Baru Olahraga Sumsel

  • 26 Apr 2026 07:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Tim Penggerak PKK Sumatera Selatan mendorong pelestarian budaya melalui peluncuran Senam Kriya Sriwijaya 2026. Program tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Palembang Budaya Run di Kota Palembang.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Stadion Bumi Sriwijaya pada Jumat, 24 April 2026. Peluncuran dihadiri jajaran TP PKK kabupaten dan kota serta unsur pemerintah daerah.

Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Febita Lustia Herman Deru mengatakan Senam Kriya lahir dari semangat memperkuat identitas budaya lokal. Senam tersebut dirancang sebagai olahraga masyarakat dengan sentuhan khas Sumatera Selatan.

“Kita sering bangga dengan senam dari luar, padahal Sumatera Selatan juga mampu menciptakan senam kreasi sendiri,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026. Ia berharap kader PKK ikut memperkenalkan senam itu hingga tingkat daerah.

Menurut Febita, Senam Kriya menjadi sarana membangun gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap budaya lokal. Program tersebut juga disiapkan untuk diperkenalkan secara luas di tengah masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa menyebut Senam Kriya menghadirkan konsep baru dalam olahraga komunitas. Iringan musik daerah dinilai memberi nuansa berbeda dalam aktivitas kebugaran.

“Ini menjadi style baru untuk membudayakan gaya hidup sehat dengan irama yang menyenangkan,” katanya. Kehadiran senam tersebut diharapkan memperkaya pilihan olahraga masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra mengapresiasi kolaborasi antara PKK, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini memperlihatkan sinergi dalam mempromosikan budaya melalui olahraga.

“Gerakan senam ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengandung nilai budaya,” ujarnya. Pemerintah berharap Senam Kriya dapat berkembang menjadi identitas baru Sumatera Selatan.

Palembang Budaya Run sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Kartini dan peringatan HUT Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur olahraga, budaya, dan pemberdayaan perempuan dalam satu momentum.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....