Hari Kartini di OKI Tekankan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi

  • 22 Apr 2026 06:04 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKI - Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ilir menegaskan arah pembangunan yang inklusif. Fokus utama diarahkan pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai prioritas daerah.

Apel peringatan digelar di halaman Kantor Bupati OKI, Selasa 21 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia.

Wakil Bupati OKI Supriyanto menegaskan peringatan Kartini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Ia menyebut momentum ini harus diikuti langkah nyata yang berdampak.

“Hari Kartini harus kita maknai sebagai dorongan untuk mempercepat kesetaraan gender. Perempuan hari ini harus mandiri, berdaya, dan memiliki akses yang sama dalam pendidikan, kesehatan, serta kepemimpinan,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.

Ia menilai pembangunan berkeadilan tidak cukup hanya membuka peluang bagi perempuan. Pemerintah juga harus memastikan perempuan memiliki suara dan kendali atas hidupnya.

“Pembangunan yang adil bukan sekadar memberi akses, tetapi memastikan perempuan punya kendali atas hidupnya,” katanya.

Menurutnya, penguatan peran perempuan harus berjalan seiring dengan perlindungan anak. Keduanya menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Di sektor pendidikan, pemerintah daerah menekankan tidak boleh ada anak perempuan yang tertinggal. Akses pendidikan harus terbuka dan merata bagi seluruh anak.

Sementara di bidang kesehatan, layanan yang inklusif dan ramah perempuan serta anak terus diperkuat. Pemerintah memastikan layanan tersebut dapat diakses secara layak dan berkualitas.

“Kita harus memastikan tidak ada lagi anak perempuan yang terhambat pendidikannya, dan setiap perempuan mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.

Supriyanto menegaskan upaya tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan swasta dan masyarakat dalam berbagai program.

Salah satu inisiatif yang didorong adalah Kartini Challenge 2026 untuk meningkatkan partisipasi perempuan. Program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan peran aktif perempuan.

Ia mengajak perempuan terus berkembang dan berani mengambil peran di berbagai bidang. Lingkungan yang aman bagi anak juga harus menjadi perhatian bersama.

“Kartini masa kini adalah perempuan yang cerdas, tangguh, mandiri, dan berani menyuarakan gagasan, sekaligus memastikan anak-anak tumbuh aman dan bermartabat,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....