Groundbreaking Jalan Hauling Batu Bara Muba Resmi Dimulai

  • 16 Apr 2026 10:56 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melakukan groundbreaking pembangunan jalan khusus angkutan batu bara di Musi Banyuasin, Rabu, 15 April 2026. Proyek ini menjadi solusi untuk mengurangi konflik antara angkutan logistik dan aktivitas masyarakat.

Pembangunan jalan hauling milik PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal tersebut merupakan implementasi Peraturan Gubernur tentang angkutan batu bara. Jalan sepanjang 10,46 kilometer dengan lebar 15 meter itu melintasi Kecamatan Tungkal Jaya dan Bayung Lencir.

Herman Deru menegaskan penggunaan jalan khusus menjadi langkah konkret mengatasi dampak angkutan batu bara di jalan umum. Selama ini, aktivitas tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

"Dulu, saya pernah mendengar cerita tukang sayur yang menangis karena dagangannya membusuk akibat terjebak macet. Penggunaan jalan umum untuk angkutan batubara sangat berdampak bagi rakyat kecil," ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya biaya pemeliharaan jalan akibat kerusakan yang ditimbulkan angkutan batu bara. Kondisi ini dinilai membebani anggaran daerah setiap tahun.

"Dalam setahun, biaya pemeliharaan jalan yang rusak mencapai Rp400 miliar. Angka yang sangat besar ini menunjukkan perlunya solusi permanen melalui jalan khusus," tuturnya.

Gubernur meminta perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam pembangunan proyek tersebut. Ia juga mendorong penggunaan pelat nomor polisi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

Selain proyek jalan hauling, pemerintah provinsi juga mengembangkan Pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin. Pelabuhan ini diproyeksikan menjadi gerbang ekspor utama Sumatera Selatan.

Bupati Musi Banyuasin M Toha Tohet menyampaikan apresiasi atas pembangunan tersebut. Ia menilai proyek ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Direksi PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal Dypo Fitra menyatakan optimistis proyek tersebut memberi dampak positif bagi daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan dinilai penting untuk mendukung pembangunan.

Pembangunan jalan khusus ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi batu bara. Selain itu, proyek ini juga diharapkan mengurangi kerusakan jalan umum dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....