Konsorsium Tanjung Carat Sepakati Pembentukan Badan Usaha Pelabuhan

  • 11 Jul 2026 08:29 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat memasuki tahapan penting setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Samudera Pasai Indonesia, dan PT Sumsel Energi Gemilang (Perseroda) menyepakati pembentukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) sebagai perusahaan yang akan mengelola dan merealisasikan proyek strategis tersebut.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam rapat konsorsium yang dipimpin Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru di Griya Agung, Palembang, Jumat, 10 Juli 2026. Pertemuan juga membahas komposisi kepemilikan saham konsorsium serta tindak lanjut kerja sama menuju pelaksanaan pembangunan pelabuhan bertaraf internasional itu.

Gubernur Herman Deru mengatakan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat terus menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, meningkatnya minat sejumlah perusahaan menjadi sinyal kuat bahwa proyek tersebut memiliki prospek besar bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.

"Ketika kita launching Tanjung Carat, sudah terlihat adanya akselerasi dari berbagai perusahaan. Apalagi nanti dengan groundbreaking, tentu akan semakin memberikan kepastian bagi para investor untuk menanamkan modalnya," ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, pembentukan BUP menjadi tonggak penting karena akan menjadi wadah utama dalam melanjutkan tahapan pembangunan hingga operasional pelabuhan. Seluruh proses, kata Herman Deru, harus tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta mengedepankan kepentingan daerah.

"Selanjutnya kita akan mempersiapkan langkah strategis berikutnya yang diawali dengan groundbreaking. Hasil rapat hari ini menjadi modal besar untuk melanjutkan ke Perjanjian Kerja Sama (PKS)," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menilai pembangunan pelabuhan harus berjalan selaras dengan penyediaan infrastruktur pendukung. Menurutnya, akses jalan, jalan tol, hingga jalur kereta api menjadi faktor penting agar operasional Pelabuhan Tanjung Carat dapat berjalan optimal.

Dalam rapat tersebut juga disepakati nama Badan Usaha Pelabuhan yang akan dibentuk, yakni PT Pelabuhan Internasional Samudera Tanjung Carat. Perusahaan tersebut nantinya akan menjadi pelaksana pembangunan sekaligus pengelola Pelabuhan Tanjung Carat sebagai salah satu proyek strategis pengembangan konektivitas dan logistik di Sumatera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....