Sumsel dan Australia Perkuat Kerja Sama Sanitasi dan Ekonomi
- 10 Apr 2026 21:34 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Persoalan sanitasi perkotaan masih menjadi tantangan di Kota Palembang. Perluasan layanan pengolahan air limbah dinilai penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membahas hal tersebut saat menerima Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier. Pertemuan berlangsung di Palembang, Rabu 8 April 2026.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah pengembangan Instalasi Pengolahan Air Limbah. Pemerintah daerah mendorong perluasan jaringan hingga menjangkau rumah tangga.
Herman Deru mengapresiasi dukungan Australia dalam pembangunan IPAL di kawasan Sungai Selayur. Ia menilai kerja sama tersebut perlu diperluas untuk mengatasi persoalan sanitasi.
“Perlu ada penambahan sambungan IPAL untuk rumah tangga agar permasalahan sanitasi di Kota Palembang dapat diatasi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya percepatan layanan.
Selain sanitasi, Gubernur juga memaparkan potensi ekonomi Sumatera Selatan di sektor pertanian. Luas sawah mencapai 537 ribu hektare dan perkebunan kelapa sawit sekitar 1,4 juta hektare.
Sumsel juga menjadi salah satu produsen karet terbesar dengan kontribusi sekitar 30 persen nasional. Komoditas kopi turut menjadi andalan ekspor ke pasar internasional.
“Kopi Sumsel terus berkembang dan telah diekspor ke Australia,” tuturnya. Ia berharap kerja sama perdagangan dapat semakin diperkuat.
Duta Besar Australia Roderick Brazier mengapresiasi kolaborasi yang telah berjalan. Ia menilai pembangunan IPAL berkontribusi pada pengelolaan lingkungan.
“Pembangunan IPAL adalah langkah positif untuk meningkatkan kualitas lingkungan,” katanya. Ia berharap kerja sama ini terus berkembang.
Ia juga optimistis terhadap peningkatan ekspor kopi Sumsel ke Australia. Peluang kerja sama dinilai masih terbuka di berbagai sektor strategis.
Pertemuan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Australia. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong perbaikan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....