Dispustaka Sumsel Perluas Akses Literasi Berbasis Digital
- 09 Apr 2026 09:38 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Perpustakaan kini mengalami transformasi signifikan seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Layanan yang sebelumnya konvensional beralih menjadi lebih modern, adaptif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, dalam dialog Literasi Digital Pro 1 RRI Palembang, Selasa, 7 April 2026. Ia menyebut transformasi perpustakaan di era digital ini terlihat dari hadirnya layanan digital yang memungkinkan akses informasi menjadi lebih luas.
Ia menjelaskan, Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Selatan kini menggabungkan layanan konvensional dengan koleksi digital yang terus berkembang. Tercatat, ribuan judul e-book tersedia untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat secara fleksibel.
Perpustakaan juga menyediakan layanan digital terintegrasi seperti iPusnas, e-resources, dan platform literasi lainnya. Layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai referensi ilmiah dan bacaan secara daring.
Selain koleksi, fasilitas pendukung seperti internet gratis menjadi daya tarik bagi pelajar dan mahasiswa. "Banyak pengunjung memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman dan terkoneksi," ucapnya.
Inovasi lainnya hadir melalui pojok baca digital yang tersebar di ruang publik strategis. Layanan ini tersedia di bandara, LRT, instansi pemerintah, hingga komunitas masyarakat untuk mendekatkan akses literasi.
Perpustakaan juga menghadirkan layanan mobil perpustakaan keliling yang menjangkau sekolah dan masyarakat. Layanan ini memungkinkan peminjaman buku secara langsung tanpa harus datang ke gedung perpustakaan.
Selain itu, Fitriana menambahkan bahwa layanan inklusif seperti literasi bahasa isyarat juga terus dikembangkan. “Perpustakaan harus menjadi ruang literasi untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,” katanya.
Dengan berbagai layanan tersebut, perpustakaan diharapkan tetap relevan di era digital. Transformasi ini sekaligus menegaskan peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....