Polda Sumsel Audit Senjata Api, Perkuat Disiplin
- 08 Apr 2026 14:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan memperketat pengawasan internal dengan melakukan audit penggunaan senjata api dinas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan disiplin dan profesionalisme personel kepolisian.
Program audit tersebut dijalankan secara menyeluruh di lingkungan Polda Sumsel pada Senin 6 April 2026. Kebijakan ini juga bertujuan mencegah potensi penyalahgunaan senjata api.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan pengawasan ketat menjadi bagian penting dalam menjaga integritas personel. Senjata api dinilai memiliki risiko tinggi jika tidak digunakan secara tepat.
“Kami ingin memastikan setiap anggota memahami tanggung jawab besar dalam penggunaan senjata api,” ujarnya.
Ia menjelaskan audit mencakup pemeriksaan administrasi hingga kondisi fisik senjata api. Setiap personel diwajibkan menjalani pemeriksaan rutin sesuai prosedur.
Menurutnya, audit tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan publik. Penggunaan senjata harus sesuai standar operasional yang berlaku.
“Ini juga bagian dari tanggung jawab menjaga keselamatan masyarakat dan institusi,” ujarnya.
Kapolda menambahkan penguatan pengawasan juga dilakukan melalui peningkatan pelatihan dan pemahaman etika profesi. Personel diharapkan memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan tugas.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menyebut audit menjadi bagian dari upaya transparansi. Evaluasi terus dilakukan agar seluruh personel disiplin dalam penggunaan senjata.
“Kami ingin memastikan setiap anggota mematuhi aturan dan menjaga keamanan masyarakat,” tuturnya.
Pengawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Upaya ini juga sejalan dengan program Presisi dalam membangun institusi yang profesional.
Polda Sumsel menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengawasan ketat diharapkan mencegah penyalahgunaan wewenang oleh personel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....