Palembang Gandeng AS Perkuat Pendidikan Inklusif

  • 08 Apr 2026 13:36 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang mempercepat transformasi pendidikan inklusif melalui kolaborasi internasional yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas guru. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh peserta didik mendapat layanan pendidikan setara.

Kolaborasi tersebut melibatkan University of Colorado dengan menghadirkan pakar pendidikan inklusif Dr. Shelley Herron. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa 7 April 2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan kerja sama ini diarahkan untuk menjawab tantangan implementasi pendidikan inklusif. Ia ingin tenaga pendidik memiliki kemampuan teknis dalam mengelola keberagaman siswa.

“Ini menjadi momentum penting untuk belajar langsung dari pakar dunia agar setiap anak mendapat akses pendidikan setara dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan penguatan tidak hanya pada konsep, tetapi juga implementasi di lapangan. Guru diharapkan mampu menerapkan strategi pembelajaran yang inklusif dan efektif.

“Kita tidak hanya bicara konsep, tetapi implementasi agar proses belajar benar-benar inklusif,” ujarnya.

Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari metode pembelajaran hingga sistem sekolah yang responsif terhadap kebutuhan siswa. Pendekatan ini diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang adil.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kota Palembang diminta menyiapkan program teknis yang terstruktur. Dr. Shelley dijadwalkan memberikan pelatihan kepada pengawas, kepala sekolah, dan guru.

Pelatihan difokuskan pada pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas serta pengelolaan perilaku di sekolah. Kedua aspek ini menjadi fondasi dalam menciptakan kelas inklusif.

Selama kunjungan, Dr. Shelley juga akan melakukan observasi ke sejumlah sekolah dan berbagi pengalaman dengan tenaga pendidik. Program ini membuka ruang pertukaran praktik pendidikan.

“Kami ingin berbagi pendekatan praktis dalam memahami kebutuhan siswa dan mengelola perilaku di kelas,” tuturnya.

Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sistem pendidikan inklusif di Palembang. Pemerintah optimistis langkah ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....