Polda Sumsel Perkuat Literasi AI bagi Guru Madrasah
- 30 Agt 2026 22:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Guru madrasah di Sumsel mendapat pelatihan literasi AI melalui Program Paham AI.
- Polda Sumsel, Google for Education, dan Kemenag berkolaborasi memperkuat kompetensi tenaga pendidik.
- Pemanfaatan AI diarahkan agar dilakukan secara bijak, tepat, dan bertanggung jawab.
RRI.CO.ID, Palembang - Guru madrasah di Sumatera Selatan mendapat pembekalan kecerdasan artifisial (AI) untuk menghadapi perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Penguatan kompetensi tersebut dilakukan melalui pelatihan Training of Trainers (TOT) Program Paham AI di Palembang, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut melibatkan Polda Sumatera Selatan, Google for Education, dan Kementerian Agama. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam memahami serta memanfaatkan teknologi secara tepat di lingkungan pendidikan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan literasi teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, pemahaman terhadap kecerdasan artifisial perlu diperkuat seiring semakin luasnya penggunaan teknologi dalam kehidupan masyarakat.
“Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan literasi teknologi dan kecerdasan artifisial bagi tenaga pendidik,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Menurut Nandang, perkembangan teknologi menuntut tenaga pendidik terus meningkatkan kompetensi agar pemanfaatan AI memberikan manfaat bagi proses pembelajaran. Guru juga perlu memahami penggunaan teknologi tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.
Pelatihan TOT Program Paham AI menjadi bagian dari kolaborasi Polda Sumatera Selatan, Google for Education, dan Kementerian Agama. Kegiatan tersebut sekaligus mendukung Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat.
Melalui program tersebut, guru madrasah diharapkan mampu memahami penerapan teknologi dan AI dalam mendukung kegiatan pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat diteruskan kepada tenaga pendidik lainnya di lingkungan masing-masing.
Penguatan literasi AI dinilai penting agar tenaga pendidik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat serta penggunaannya secara bertanggung jawab. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus berkembang untuk memperluas akses pembelajaran teknologi bagi tenaga pendidik di Sumatera Selatan. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan dapat berlangsung lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....