Palembang Dikepung Banjir, Drainase Dievaluasi

  • 07 Apr 2026 18:55 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kota Palembang kembali dilanda banjir akibat curah hujan dengan intensitas lebat dalam waktu singkat. Genangan air terjadi di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga.

Beberapa titik yang terdampak di antaranya Jalan Kapten A. Rivai, Demang Lebar Daun, hingga kawasan Kambang Iwak. Bahkan, genangan air dilaporkan masuk ke dalam rumah warga di beberapa wilayah.

Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, menyebut, curah hujan yang terjadi termasuk dalam kategori lebat hingga sangat lebat. Intensitas hujan tinggi dalam durasi singkat menjadi pemicu utama terjadinya banjir.

Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter dalam 24 jam sudah termasuk kategori hujan lebat. Hal tersebut di sampaikannya dalam Dialog Palembang Menyapa, Selasa, 7 April 2026.

"Untuk beberapa wilayah, pengukuran curah hujan bahkan mencapai di atas 100 milimeter. Intensitas tersebut tergolong sangat lebat dan berdampak pada genangan luas," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Lufiandi, menyebut kondisi topografi Palembang yang relatif datar turut memengaruhi lambarnya aliran air. Selain itu, penyumbatan saluran akibat sampah juga menjadi faktor yang memperparah genangan.

"Kondisi drainase yang tersumbat sampah membuat aliran air menjadi terhambat. Akibatnya air mengantre dan menyebabkan genangan di sejumlah kawasan," katanya.

Pemerintah dan instansi terkait diharapkan terus meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diimbai menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....