Palembang Siapkan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat, Kemensos: Lahan Harus Clear

  • 02 Apr 2026 17:44 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Sekolah Rakyat dengan pembiayaan sekitar Rp4 juta per siswa per bulan disiapkan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Kota Palembang dinilai siap menjadi daerah percontohan dalam program nasional tersebut.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Sekda Palembang Aprizal Hasyim dengan Sekjen Kemensos, Robben Rico, di Kantor Kemensos, Rabu, 1 April 2026. Kemensos mengapresiasi kesiapan pemerintah kota dalam mendukung program tersebut.

Kemensos menilai Palembang sebagai wilayah strategis dalam pengembangan pendidikan berbasis pengentasan kemiskinan. Program Sekolah Rakyat dinilai telah mulai berjalan dan menyasar kelompok rentan.

“Palembang ini salah satu kota yang cukup siap dan programnya sudah mulai berjalan,” ujarnya. Ia menyebut program ini menyasar anak yang belum mendapat akses pendidikan.

Namun, Kemensos menekankan percepatan penyelesaian persoalan lahan dan administrasi. Status lahan harus dipastikan bersih dan jelas agar pembangunan tidak terhambat.

Program Sekolah Rakyat merupakan upaya menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa dari keluarga miskin dan rentan. Konsep ini menggabungkan pendidikan dengan pemenuhan kebutuhan dasar siswa.

Setiap siswa akan mendapatkan pembiayaan sekitar Rp4 juta per bulan yang mencakup makan dan kebutuhan sekolah. Fasilitas pendidikan dirancang setara dengan sekolah unggulan.

Sekda Palembang Aprizal Hasyim menegaskan kesiapan pemerintah kota dalam mendukung program tersebut. Pemkot telah menyiapkan lahan sekitar 6,7 hektare beserta infrastruktur pendukung.

“Kami punya semangat yang sama dan lahan sudah disiapkan lengkap dengan akses pendukung,” ujarnya. Ia memastikan kesiapan administrasi terus dilengkapi.

Pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan dimulai pada Juni 2026 di kawasan Lanud Sri Mulyono Herlambang. Lahan yang disiapkan mencapai sekitar 6,9 hektare.

Sekolah ini diproyeksikan menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Seluruh biaya pendidikan termasuk seragam akan ditanggung pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Palembang M Raimon Lauri menegaskan program ini menyasar masyarakat miskin ekstrem. “Yang terpenting adalah tepat sasaran agar anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....