Beasiswa Sawit 2026, Terobosan Non-APBD Pemkab Muba

  • 30 Mar 2026 07:46 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong program inovatif pro-rakyat di tengah efisiensi anggaran daerah. Salah satunya melalui keberhasilan menjaring Program Beasiswa Sawit 2026 yang didanai penuh oleh BPDPKS.

Program ini menjadi langkah strategis karena mampu membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Muba, M. Toha Tohet, memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba dalam menggandeng AKPY-STIPER Yogyakarta.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Disnakertrans Muba. Di saat kita sedang melakukan efisiensi, mereka tetap lincah bergerak menjemput bola program pusat melalui kerja sama dengan AKPY-STIPER Yogyakarta. Ini adalah wujud nyata program kami bersama Bapak Wakil Bupati untuk Muba Maju Lebih Cepat. Melalui beasiswa non-APBD ini, kita siapkan pondasi kuat untuk memutus rantai kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran di masa depan," tegas Bupati.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP, menjelaskan, program ini difokuskan pada pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya sektor kelapa sawit.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, kami menjalankan peran sebagai fasilitator agar kuota beasiswa full scholarship ini benar-benar dinikmati oleh warga Muba. Melalui pendidikan vokasi D1 dan D2 di AKPY-STIPER Yogyakarta, kita cetak tenaga ahli yang siap pakai di sektor kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan kita," ujar Herryandi.

Dari sisi akademisi, Dosen AKPY-STIPER Yogyakarta, Arief Panca Putra, menjelaskan teknis pelaksanaan program yang dilakukan secara daring mulai Mei hingga Agustus 2026.

"Pendaftaran akan dilakukan sepenuhnya secara daring (online) pada periode Mei hingga Agustus 2026. Ini adalah peluang emas karena seluruh biaya, mulai dari biaya kuliah, asrama, hingga uang saku, ditanggung penuh oleh BPDPKS. Kami mencari talenta muda dari keluarga pekebun hingga pekerja kebun di Muba untuk dididik secara profesional. Secara teknis, seleksi akan dilakukan transparan melalui tes tertulis, wawancara, dan medical check guna memastikan mereka siap menjadi pilar kemajuan industri sawit Indonesia," jelas Arief.

Untuk memperluas informasi kepada masyarakat, Disnakertrans Muba akan menggelar sosialisasi di dua wilayah, yakni di Aula SMKN Lawang Wetan pada 1 April 2026 dan di Kantor KPKS Suka Makmur, Sungai Lilin, pada 3 April 2026.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat mengakses laman resmi beasiswasdmsawit.id atau menghubungi layanan hotline yang telah disediakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....