Bank Sampah PKK Lestari Dorong Ekonomi dan Kepedulian Lingkungan
- 28 Mar 2026 12:17 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKI - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Tim Penggerak PKK menggagas pendirian Bank Sampah PKK Lestari sebagai upaya mengubah sampah rumah tangga menjadi bernilai ekonomi sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Program tersebut diluncurkan di Aula PKK Kabupaten OKI pada Jumat, 27 Maret 2026. Bank sampah merupakan sistem pengelolaan berbasis masyarakat dengan konsep menabung sampah yang telah dipilah sejak dari sumbernya.
| Baca juga: Ombudsman Dorong Perlindungan Data Pelapor |
Sampah bernilai ekonomis seperti plastik, kertas, dan logam akan ditimbang serta dicatat layaknya tabungan, kemudian dapat ditukar menjadi uang atau manfaat lainnya.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengatakan, persoalan sampah saat ini menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Kita berada dalam kondisi darurat sampah. Karena itu, diperlukan gerakan bersama dari semua pihak untuk mengatasinya,” ujar Muchendi.
Ia menekankan pentingnya memulai gerakan dari lingkungan internal pemerintah dan organisasi agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas. “Jika ingin gerakan ini berkembang besar, maka harus dimulai dari instansi dan organisasi. Dari situ akan menular ke masyarakat,” katanya.
Ketua Tim Penggerak PKK OKI, Ike Muchendi, menyampaikan, Bank Sampah PKK Lestari terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak terbatas pada pengurus PKK, serta diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dan semangat gotong royong.
Adapun Penukaran sampah dapat dilakukan di Kantor PKK Kabupaten OKI, setiap Selasa dan Kamis, pukul 10.00–12.00 WIB dan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, setiap Jumat, pukul 09.00–11.30 WIB.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKI Muktaqid menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengubah pola lama pengelolaan sampah yang selama ini cenderung kumpul-angkut-buang.
“Melalui bank sampah, kita dorong perubahan menjadi kumpul, pilah, angkut, baru dibuang, sehingga beban tempat pembuangan akhir dapat berkurang,” ujarnya, Jumat 27 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten OKI berharap Bank Sampah PKK Lestari dapat menjadi percontohan bagi pembentukan bank sampah di berbagai tingkat, mulai dari organisasi perangkat daerah, sekolah, desa, hingga kecamatan.
Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya menekan volume limbah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan slogan “Cerdas Kelola Sampah, Keluarga Lestari”.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....