Menciptakan Kesempatan Belajar Setara bagi Penyandang Disabilitas
- 15 Mar 2026 10:34 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Penyediaan kesempatan belajar yang setara bagi penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan di Indonesia. Kondisi ini terlihat dari keterbatasan fasilitas pendidikan dan aksesibilitas yang belum sepenuhnya ramah bagi penyandang disabilitas.
Hal tersebut disampaikan dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi di Pro 1 RRI Palembang pada Sabtu, 14 Maret 2026. Program tersebut menghadirkan narasumber dari Rumah Disabilitas, Rizka Amalia dan Pitri Handayani.
Kesetaraan dalam pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai perlakuan yang sama bagi semua peserta didik. Namun, setiap individu membutuhkan pendekatan berbeda sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Kepala Departemen Multimedia Rumah Disabilitas, Rizka Amalia mengatakan setiap orang memiliki peluang yang sama mengakses pendidikan. “Kesempatan setara berarti semua orang memiliki peluang yang sama untuk belajar, termasuk teman-teman disabilitas,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa lembaga pendidikan menyediakan fasilitas penunjang bagi penyandang disabilitas, seperti jalur kursi roda maupun materi pembelajaran alternatif. Meski demikian, masih banyak fasilitas pendidikan yang belum sepenuhnya mendukung kebutuhan mereka.
Selain fasilitas fisik, lingkungan sosial juga menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang belajar inklusif. Dukungan teman sebaya dan sikap saling menghargai dinilai mampu membantu penyandang disabilitas merasa diterima di lingkungan pendidikan.
Anggota Humas Rumah Disabilitas, Pitri Handayani menilai dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan diri penyandang disabilitas. “Keluarga perlu men-support dan menggali potensi anak agar mereka percaya diri mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Melalui edukasi, komunitas, dan pemanfaatan media sosial, kesadaran masyarakat terhadap isu disabilitas diharapkan semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang lebih inklusif dan setara bagi semua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....