Balai Bahasa Sumsel Gelar Festival Musikalisasi Puisi
- 07 Mar 2026 08:42 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang — Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar Festival Musikalisasi Puisi tahun 2026 bagi pelajar tingkat SMA sederajat. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Balai Bahasa Sumatera Selatan, Desi Ari Pressanti, pada Jum’at, 27 Februari 2026 di Program Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang.
Kegiatan ini menjadi ajang pemilihan wakil Sumatera Selatan menuju tingkat nasional. Desi mengatakan festival tersebut bertujuan mengasah kreativitas sastra generasi muda dan diharapkan menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia.
“Musikalisasi puisi merupakan perpaduan antara puisi dan musik yang tetap menjaga makna keduanya,” kata Desi. Menurutnya kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan Balai Bahasa.
Festival Musikalisasi Puisi terbuka bagi siswa SMA, MA, dan SMK se-Sumatera Selatan. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan maksimal dua tim peserta.
Satu tim terdiri dari tiga hingga enam orang yang mewakili sekolah masing-masing. Pendaftaran dibuka sejak 10 Februari hingga 23 April 2026.
Desi menjelaskan seleksi awal akan menentukan sepuluh tim terbaik dari seluruh peserta. Seleksi tahap pertama dilakukan bersama Universitas PGRI Palembang.
“Sepuluh tim terbaik akan mengikuti festival tingkat provinsi untuk menentukan wakil Sumatera Selatan,” ujarnya. Tim terbaik nantinya akan mewakili daerah pada ajang nasional.
Penerjemah Ahli Muda Balai Bahasa Sumsel, Frenky Daromes Ardesya, mengatakan musikalisasi puisi memiliki unsur interpretasi dan harmonisasi. Kedua unsur tersebut harus selaras agar puisi tetap memiliki makna.
“Interpretasi puisi sangat penting agar musik tidak menghilangkan pesan dalam puisi,” kata Frenky. Ia menambahkan peserta dapat menggunakan berbagai alat musik atau bunyi pendukung.
Tema festival tahun ini mengangkat tema maritim sesuai ketentuan tingkat nasional. Peserta wajib membawakan satu puisi wajib dan memilih satu dari tiga puisi pilihan.
“Tema maritim ditetapkan secara nasional sehingga seluruh provinsi menggunakan tema yang sama,” jelasnya. Hal tersebut memudahkan penilaian pada tingkat nasional.
Balai Bahasa juga akan mendampingi tim terbaik sebelum mengikuti lomba tingkat nasional. Pendampingan dilakukan untuk memperbaiki kekurangan selama proses penilaian provinsi.
“Kami akan mendampingi tim terpilih agar siap bersaing di tingkat nasional,” kata Desi. Ia berharap festival ini dapat mendorong generasi muda mencintai sastra Indonesia.
Informasi pendaftaran dan teknis lomba dapat diakses melalui media sosial Balai Bahasa Sumatera Selatan. Masyarakat juga dapat mengunjungi kantor Balai Bahasa di kompleks Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....