PLN UID S2JB dan Kadin Sumsel Bahas Dukungan Listrik KEK
- 06 Mar 2026 15:46 WIB
- Palembang
RRI. CO. ID, Palembang - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat sinergi dengan Kamar Dagang dan Industri Sumatera Selatan melalui kegiatan audiensi yang digelar di kantor PLN UID S2JB, Palembang, 5 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membangun kolaborasi antara sektor ketenagalistrikan dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji, bersama jajaran pengurus Kadin serta manajemen PLN UID S2JB. Salah satu topik utama yang dibahas adalah rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Carat yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Affandi Udji menyampaikan bahwa Kadin Sumsel terus mendorong percepatan pembangunan KEK Tanjung Carat sebagai motor penggerak investasi dan aktivitas industri di wilayah tersebut. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk menarik minat investor.
“Pengembangan KEK Tanjung Carat menjadi salah satu target penting bagi Kadin Sumsel. Dengan jaringan pelaku usaha yang luas, kami berharap kolaborasi dengan PLN dapat mendukung kesiapan infrastruktur energi sehingga mampu menarik investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Affandi.
Ia menjelaskan bahwa Kadin Sumsel memiliki jaringan luas di 17 kabupaten dan kota dengan sekitar 53 ribu anggota. Jaringan tersebut diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong perkembangan dunia usaha serta mendukung pengembangan kawasan ekonomi baru di Sumatera Selatan.
Menurut Affandi, kesiapan infrastruktur energi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investor. Oleh karena itu, kolaborasi dengan PLN dinilai sangat strategis untuk memastikan ketersediaan pasokan listrik yang andal bagi kegiatan industri dan investasi.
Ketua Kadin Kota Palembang, Akbar Alfaro, juga menilai komunikasi yang terjalin antara Kadin dan PLN membuka peluang sinergi yang lebih luas. Ia mengatakan konektivitas antara pelaku usaha dan penyedia energi menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan sektor bisnis.
“Konektivitas ini membuka peluang kolaborasi yang luas. Dengan komunikasi yang terjalin baik antara Kadin dan PLN, berbagai potensi pelaku usaha dapat dikembangkan, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan energi,” ucap Akbar.
Menurutnya, dukungan pasokan listrik yang memadai akan membantu pelaku usaha menjalankan aktivitas bisnis secara optimal. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan energi dunia usaha dapat diakomodasi secara lebih efektif.
Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa sistem kelistrikan di Sumatera Selatan saat ini memiliki cadangan daya yang cukup besar sehingga siap mendukung pertumbuhan investasi, termasuk di kawasan industri maupun kawasan ekonomi khusus.
“Cadangan listrik di Sumatera Selatan saat ini cukup besar sehingga sangat siap mendukung kebutuhan investasi, termasuk di kawasan KEK. Prinsipnya, PLN siap menyediakan pasokan listrik sesuai kebutuhan investor dan pelaku usaha,” jelas Adhi.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan KEK justru menjadi daya tarik tambahan bagi investor karena didukung oleh ketersediaan pasokan listrik yang andal. PLN juga terus melakukan pemetaan potensi pelanggan baru dari sektor industri dan usaha.
Melalui pertemuan ini, PLN dan Kadin Sumsel sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investasi, memperkuat konektivitas dunia usaha, serta mendukung pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....