Kapolda Sumsel Tegaskan Netralitas Polri kepada Tokoh Agama

  • 21 Feb 2026 09:20 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menerima audiensi jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan tokoh lintas agama di daerah.

Kegiatan berlangsung di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat, 20 Februari 2026. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Audiensi ini menjadi forum strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di Sumatera Selatan.

Ketua FKUB Sumsel, Syarnubi Soman, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kapolda dalam menerima masukan dari para tokoh agama. "Hubungan antarumat beragama di Sumatera Selatan selama ini berjalan kondusif dan harmonis. Meski demikian, tetap ada dinamika yang perlu dikelola bersama melalui dialog dan musyawarah," ungkap Syarnubi.

FKUB juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan. Di antaranya penyiaran dakwah melalui media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta kendala administratif dalam pendirian rumah ibadah di beberapa wilayah. Hal tersebut dinilai memerlukan mediasi serta komunikasi lintas sektoral agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Sejalan dengan itu, Ketua MUI Sumsel, Aflatun Muchtar, menegaskan pentingnya dakwah yang menyejukkan dan tidak provokatif. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara ulama dan umara sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan umat. "Perbedaan pandangan keagamaan kami harap tidak berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas daerah," tambah Aflatun.

Perwakilan LDII Sumsel turut menyatakan komitmennya dalam pembinaan generasi muda dan penguatan karakter kebangsaan. LDII juga mendorong literasi media sosial yang positif dan bertanggung jawab. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.

Kapolda menyambut baik seluruh masukan dan komitmen para tokoh agama. Ia menegaskan Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan menjunjung tinggi prinsip netralitas dan pendekatan humanis. Melalui dialog yang terbuka, Polda Sumsel berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat harmoni sosial di Sumatera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....