Ratu Dewa Tegaskan Arah Pembangunan Palembang Berbasis Inklusivitas

  • 19 Feb 2026 15:56 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan arah pembangunan Palembang menitikberatkan inklusivitas, keberlanjutan, dan penguatan daya saing daerah. Penegasan itu disampaikan usai membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Awal RKPD 2027, Kamis, 19 Februari 2026.

Forum tersebut digelar di Ruang Rapat Parameswara dan menghadirkan jajaran Forkopimda bersama pimpinan legislatif. Sejumlah narasumber nasional turut bergabung secara virtual sebagai bagian dukungan perencanaan daerah.

Ratu Dewa menekankan RKPD harus menjadi instrumen strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan. Ia menilai dokumen tersebut menjembatani visi RPJMD dengan kebijakan fiskal melalui KUA PPAS dan APBD.

“RKPD 2027 ini momentum konsolidasi untuk memastikan proses perencanaan berjalan partisipatif. Seluruh tahapan harus berlangsung transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, forum konsultasi publik menjadi ruang dialog untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Forum ini juga memperkuat sinkronisasi antarperangkat daerah dalam merumuskan prioritas pembangunan.

Palembang memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi Sumatera Selatan. Kota ini menjadi simpul perdagangan regional sekaligus pendorong sektor jasa dan ekonomi kreatif.

Sejumlah indikator makro menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang dua tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi terjaga di atas lima persen dengan dukungan konsumsi dan aktivitas domestik.

Angka kemiskinan turun dari 9,77 persen menjadi 9,04 persen pada 2025. Inflasi terkendali di kisaran 2,92 persen yang berada dalam rentang target nasional.

Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 83,27 dan masuk kategori sangat tinggi. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,81 persen serta menunjukkan perbaikan pasar tenaga kerja.

Prevalensi stunting juga turun signifikan menjadi 10,60 persen dari 18,90 persen. Capaian tersebut menjadi indikasi penguatan intervensi layanan dasar secara berkelanjutan.

“Penurunan hampir delapan persen stunting dalam setahun adalah hasil kerja kolektif. Keberhasilan ini melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan dukungan keluarga,” katanya.

Ratu Dewa menyebut tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Dinamika global, perubahan iklim, dan transformasi digital menuntut kebijakan adaptif serta respons cepat pemerintah.

Ia menyoroti isu strategis 2027 seperti hilirisasi ekonomi dan penguatan UMKM. Pengendalian inflasi dan penurunan kemiskinan ekstrem juga menjadi prioritas penting.

Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masuk daftar agenda utama daerah. Infrastruktur dasar dan ketahanan lingkungan tetap diprioritaskan untuk memperkuat konektivitas kota.

“Pembangunan tidak hanya bicara pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan keberlanjutan. Kita ingin memastikan masyarakat bawah dan kelas menengah merasakan manfaat pembangunan,” tuturnya.

Pemerintah Kota Palembang menjalankan lima program unggulan sebagai prioritas RDPS. Program tersebut dijabarkan dalam tiga puluh delapan kegiatan strategis pada berbagai sektor layanan publik.

Ratu Dewa menilai reformasi birokrasi menjadi kunci keberhasilan prioritas daerah. Pelayanan publik harus bergerak cepat dan tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Melalui Forum Konsultasi Publik RKPD, pemerintah berharap lahir rancangan prioritas yang terukur. Prioritas itu diharapkan mampu menjawab dinamika masyarakat dan tantangan pembangunan 2027.

“Pembangunan adalah kerja kolektif melibatkan semua pihak. Kita ingin tahun pertama kepemimpinan ini menjadi fondasi kuat menuju Palembang yang lebih maju dan kompetitif,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....