Sumsel Tuan Rumah Gerakan Pengendalian Inflasi Sumatera
- 11 Feb 2026 21:44 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin - Sumatera Selatan kembali mencuri perhatian nasional. Provinsi ini, melalui Kabupaten Banyuasin, dipercaya menjadi tuan rumah Seremoni Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera Tahun 2026 yang digelar Bank Indonesia di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan capaian peringkat ketiga nasional dalam pengendalian inflasi bukan hasil kerja satu institusi. Ia menyebut keberhasilan itu lahir dari konsolidasi lintas level pemerintahan.
“Prestasi peringkat ketiga nasional ini tentu bukan hasil kerja satu pihak. Ini adalah bentuk kerja sama yang sangat baik dari seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Saya tidak bisa berbangga sendiri, karena ini adalah hasil kerja kolaboratif,” ujar Herman Deru, Rabu, 11 Februari 2026.
Menurutnya, pengendalian inflasi di Sumsel tidak berdiri sendiri. Pemerintah Provinsi telah menjalankan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) sejak pandemi Covid-19. Program tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan pangan berbasis daerah agar pasokan tetap terjaga dan harga terkendali.
Di sisi lain, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali mengungkap alasan pemilihan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah GPIPS Wilayah Sumatera. Sejumlah capaian strategis menjadi pertimbangan utama, termasuk stabilitas harga dan penguatan produksi pangan.
Ia menekankan pentingnya kesinambungan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar upaya pengendalian inflasi tidak bersifat sesaat.
“Selain itu, kami juga berharap Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan produksi pangan serta menjaga kelancaran distribusi yang lebih efisien dengan konektivitas yang semakin baik,” kata Ricky.
Seremoni GPIPS ditandai dengan panen simbolis oleh Gubernur Herman Deru bersama jajaran Bank Indonesia. Momentum tersebut dilanjutkan dengan pelepasan bantuan kerja sama antar daerah berupa pengiriman komoditas bawang dan beras ke Kabupaten Aceh Tengah.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa pengendalian inflasi tak hanya soal angka statistik, tetapi juga memastikan rantai pasok antarwilayah tetap bergerak dan masyarakat merasakan langsung stabilitas harga pangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....