Menjaga Kesehatan Mental Perempuan Agar Bahagia dan Mandiri
- 02 Feb 2026 20:19 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Kesehatan mental merupakan bagian tidak terpisahkan dari kesejahteraan perempuan dan banyak faktor yang mempengaruhi kondisi mentalnya mulai dari sosial hingga tekanan budaya. Hal ini ditegaskan oleh Vionna Suaibatul Aslamiah Ketua Rumah Cinta ALLPIND ketika menjadi narasumber acara Pengarustamaan Gender dan Inklusi di Studio Pro 1 RRI Palembang, Senin 2 Februari 2026.
Viona menegaskan beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi mental perempuan yaitu faktor biologis. Meliputi perubahan hormonal, risiko depresi dan kecemasan yang tinggi.
Faktor berikutnya Sosial dan Budaya meliputi diskriminasi gender, tugas rumah tangga ganda dan tekanan memenuhi harapan masyarakat. Selanjutnya faktor ekonomi yaitu ketidakstabilan keuangan dan ketergantungan ekonomi.
"Hal terpenting lain yang mempengaruhi mental perempuan yaitu faktor trauma meliputi kekerasan berbasis gender, pelecehan atau trauma masa lalu," tegasnya
Masalah mental yang sering dihadapi kaum perempuan juga sering terjadi adalah depresi karena adanya kombinasi hormonal dan tekanan hidup. Kemudian adanya kecemasan, gangguan pada makan bahkan sering adanya stres kronis akibat beban pekerjaan keluarga dan tanggung jawab.
Sangat penting untuk selalu memperhatikan kesehatan mental perempuan karena dengan mental yang baik akan mendukung produktivitas dan kualitas hidup. Selain itu dapat mencegah terjadinya masalah serius atau pengaruh negatif pada dirinya dan lingkungan.
Menjaga kesehatan mental perempuan dapat dilakukan dengan meluangkan waktu untuk dirinya sendiri. Berbicara tentang perasaan dengan orang terpercaya dan bila perlu mencari bantuan profesional.
"Kesehatan mental perempuan bukan hanya masalah pribadi melainkan isu yang perlu diperhatikan, dipahami bersama dan didukung dengan tepat agar perempuan bisa hidup lebih sehat, bahagia dan mandiri," pesan Vionna menutup dialog.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....