Ditolak Speedboat, Jenazah Warga Diantar Polisi ke Pemakaman

  • 30 Jan 2026 09:33 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin- Ambulans Apung inovasi Direktorat Polairud Polda Sumsel menjalankan misi kemanusiaan dengan mengantarkan jenazah warga Desa Upang Induk, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin ke pemakaman Desa Prajen Jaya pada Kamis, 29 Januari 2026.

Direktur Polairud Polda Sumsel, Komandan Kapal V-1027 Upang, Aipda Ardianto, mengatakan, personel Pos Pangkalan Sandar Upang didatangi keluarga jenazah. "Tanpa pikir panjang anggota Pos Pangkalan Upang empat personel langsung menyiapkan tandu dan speedboat Ambulans Apung untuk segera menghantar almarhum ke Desa Parit Prajen Kabupaten Banyuasin," kata Ardianto.

Menurut Ardianto, sebelumnya Kailani, kakak almarhum, sudah meminta bantuan tiga speedboat umum tapi tidak ada yang bersedia membawa jenazah almarhum ke pemakaman. "Kailani kemudian menghubungi saya selaku komandan Kapal Polisi V-1027 Upang dan anggota bergerak cepat membantu mengantarkan jenazah dengan menggunakan Ambulans Apung Inovasi Dit Polairud Polda Sumsel hingga sampai ke tujuan untuk di makamkan," jelasnya.

Ardianto kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan menghubungi anggota yang ada di pos. Khususnya yang berada di perairan Sungai Musi disekitar Pos Pangkalan Sandar Upang yang membutuhkan bantuan transportasi air dalam keadaan darurat.

"Anggota kami stanby siaga 24 jam di Pos Pangkalan Sandar Upang siap memberikan layanan transportasi Ambulans Apung secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan silakan datang ke Pos Pangkalan Sandar Upang," tuturnya.

Dikatakan Aipda Ardianto Ambulans Apung inovasi Ditpolairud Polda Sumsel sangat dibutuhkan masyarakat di pesisir Sungai Musi terutama dalam keadaan darurat. "Ambulans Apung yang kami miliki saat ini memang dikhususkan untuk mengevakuasi masyarakat yang sakit, masyarakat yang akan melahirkan ke rumah sakit di Palembang," sambung Ardianto.

Selain Ambulans Apung, Pos Pangkalan Upang upang juga membuat inovasi Rumah Sehat Untuk Manulah. Rumah sehat tersebut melayani cek kesehatan gratis bagi para masyarakat Upang yang berusia 65 tahun ke atas yang tidak mampu lagi untuk berjalan jauh apalagi berpergian.

"Jadi dengan adanya rumah sehat ini kami bisa melayani masyarakat yang tidak mampu yang berada di Desa Upang dan tentunya kami bekerja sama dengan seluruh bidan desa yang ada di Desa Upang. Giat tersebut akan di adakan sebulan 2 kali untuk pemeriksaan kesehatan untuk lansia dan manula," tandasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....